Jangan Asal Pilih Cincin Berlian! Ini Dia Tipsnya!

0
786
Tips memilih berlian - cincin berlian
Ilustrasi - Freepik

TAK hanya menjadi symbol kemewahan, berlian pun kerap menjadi sebuah lambing cinta yang abadi. Karena itu, berlian menjadi salah satu ornament dekorasi favorit pada cincin pernikahan. Namun, nilai sebuah berlian tidak hanya sekadar dilihat dari kemilaunya saja. Ada kriteria tertentu yang harus kamu perhatikan.

Karat

Karat merupakan ukuran berat dan indikasi besarnya sebuah berlian. Satu karat berlian dapat dipecah menjadi kecil-kecil. Pertimbangkan untuk membeli berlian ataupun perhiasan bertahta berlian dengan ukuran berkisar antara 2 karat atau lebih. Karena biasanya nilai yang dimiliki berlian itu sendiri terus meningkat.

Asli atau Palsu

Berlian merupakan permata yang paling mahal dari jenis perhiasan yang ada. Namun, ada pula banyak orang membuat duplikat yang menyerupai berlian. Jadi kamu harus berhati-hati dalam memilih.

Berlian yang asli merupakan permata yang terbentuk secara alami dalam kurun waktu yang sangat lama. Kalau berlian sintesis adalah batu permata berlian yang dibentuk manusia di dalam laboratorium dengan tekanan dan panas yang tinggi, dalam kurung waktu relative singkat dibandingkan dengan yang natural.

Cek Serifikat

Sertifikat merupakan analisis lengkap dari sebuah berlian. Pastikan berlian memiliki sertifikat yang dikeluarkan oleh Gemological Institute of America (GIA). GIA adalah badan sertifikasi non profit sehingga penilaian yang diberikan sangat objektif.

Perhatikan Kejernihan Berlian

Kejernihan berlian ditentukan dari ada atau tidaknya sebuah ketidaksempurnaan berlian. Ada dua jenis ketidaksempurnan tersebut, yakni blemishes (cacat yang terdapat pada permukaan berlian) dan inclusion (cacat khusus yang menembus atau terdapat di dalam berlian). Semakin sedikit kecacatan, semakin tinggi harga berlian.

Pilihan Warna Berlian

Berlian mirip dengan sebuah prisma, membagi cahaya menjadi warna spectral yang kemudian memancarkan warna yang dikenal dengan api. Setiap bias dalam berlian memiliki warna filter cahaya dan kecemerlangan. Semakin sedikit warna dalam berlian, maka akan semakin tinggi harganya.

Warna berlian dikelaskan berdasarkan huruf abjad, dan dimulai dari huruf ‘D’ (tidak berwarna) hingga huruf ‘Z’ (sangat berwarna). Untuk menentukan sebuah berlian masuk dalam warna kelas apa, sebuah berlian harus dibandingkan dengan master set warna dari berlian lain.

Ada beberapa warna berlian yang kerap ditemui, seperti berlian merah muda, berlian biru, berlian kuning, berlian putih, hingga berlian hitam. Warna merah muda pada berlian disebabkan adanya cacat pada kisi Kristal selama pembentukan. Kalah warna biru, biasanya berasal dari kandungan Boron (B) yang mengubah konditivitas dari berlian.

Lain halnya dengan berlian kuning, yang warnanya bergantung pada jenis and konsentrasi nitrogen yang terkandung di dalamnya. Kalau berlian hitam, biasanya berisi banyak inklusi gelap yang memberikan penampilan berlian menjadi gelap. Lalu bagaimana dengan berlian putih?

Berlian putih biasanya mengandung kotoran atau cacat structural yang menyebabkan munculnya warna tersebut. Sedangkan berlian putih murni atau hamper murni tidak memiliki warna, atau transparan.

Kelas Warna Berlian:

D, E dan F           : tanpa warna

G, H, I dan J        : hampir tidak berwarna

K, L, dan M          : samar berwarna kuning

S hingga Z           : berwarna kuning kecoklatan

Z+                      : memiliki warna di atas kelas

ELSA FATURAHMAH

 

LEAVE A REPLY