Perawatan Kecantikan Dapat Membuat Ketergantungan? Ini Faktanya!

0
433
Ketergantungan Perawatan Kecantikan
Ilustrasi - Pixabay

TIDAK dapat dipungkuri, sejalan bertambahnya usia kondisi kesehatan dan kekencangan kulit mulai menurun. Hal tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya produksi kolagen di dalam tubuh. Semakin tua, kulit menjadi lebih berkerut, kendur serta tampak kusam dan lesu. Tentunya kamu tidak ingin tanda-tanda penuaan tersebut terjadi, bukan?

Sayangnya, penuaan pasti akan dialami oleh setiap manusia yang berhasil mencapai umur 30 tahun. Dan fakta yang harus diterima adalah, tanda-tanda penuaan tersebut akan semakin cepat dialami jika tidak melakukan perawatan sejak dini. Namun, banyak orang yang masih takut untuk melakukan perawatan kecantikan karena takut menjadi ketergantungan dan mengalami kerusakan kulit.

Ya, banyak orang yang belum memandang perawatan kecantikan sebagai sebuah investasi. Minimnya pengetahuan tentang perawatan kecantikan yang aman juga menjadi salah satu faktornya. Demikianlah yang dikatakan dokter spesialis estetika dan antipenuaan, dr. Olivia Ong di Jakarta Aesthetic Clinic, (6/6).

Mencari Klinik Kecantikan yang Tepat

Memilih klinik kecantikan sama halnya mencari sahabat hidup yang dapat mengerti keinginanmu dan membantumu untuk mewujudkannya. Berjamurnya klinik-klinik kecantikan saat ini menjadi tanda bahwa nilai estetika mulai menjadi perhatian. Namun, tidak sedikit pula klinik kecantikan yang melakukan praktek berbahaya, misalnya dengan menawarkan obat-obatan dan kosmetik mengandung merkuri dan tidak menggunakan alat yang higienis.

Baca Artikel Ini: Lima Tanda Kulitmu Mengalami Iritasi Karena Produk Kecantikan

Oleh sebab itu, dr. Olivia Ong menyarankan untuk mencari referensi terkait klinik yang akan dipilih agar tidak kecewa nantinya. Carilah review beberapa orang tentang klinik kecantikan yang ingin kamu tuju di situs-situs forum yang netral.

“Sekarang semua klinik sudah punya media promosi yang bagus dan menarik, mulai dari sosial media hingga website. Jadi sangat sulit untuk mengetahui apakah klinik tersebut beneran bagus atau tidak. Agar tidak merasa tertipu, lebih baik untuk bertanya di situs forum yang netral. Jadi kemungkinan untuk dapat jawaban jujurnya lebih besar,” jelasnya.

Selain itu, kamu juga perlu mengetahui rekam jejak dokter yang ada di klinik tersebut. Dokter yang berkualitas tentu telah memiliki banyak pengalaman dan sering mengikuti konferensi-konferensi kecantikan sehingga memiliki ilmu melimpah.

Menurut dr. Olivia Ong, dokter yang baik adalah dokter yang mampu mengedukasi pasiennya dan mampu mengarahkan apa yang harus dilakukan atas keluhan yang dirasakan pasiennyaa. Karena ada banyak dokter yang hanya sekadar memberitahukan kekurangan pasien untuk kemudian dilakukan tindakan.

Perawatan Kecantikan Tidak Menyebabkan Ketergantungan dan Kerusakan Kulit

Beberapa orang berpendapat bahwa melakukan perawatan kecantikan di klinik merupakan candu. Mereka merasa bahwa kulit menjadi kusam kembali jika perawatannya dihentikan. Apakah hal tersebut juga ada di benakmu?

Ya, melakukan perawatan secara berkala memang dapat membuat kulitmu menjadi lebih sehat dan cantik. Sehingga, jika perawatan dihentikan kulitmu akan kembali menjadi kusam dan bermasalah karena sudah tidak ternutrisi dengan baik. Kamu yang sudah terbiasa tampil dengan kulit terawat tentu akan merasa kecewa. Jadi setelah dipikir-pikir, sebenarnya bukan metode perawatan dan obatlah yang membuatmu ketergantungan. Maka, lakukanlah perawatan secara berkala agar kulitmu selalu sehat dan cantik.

Memang menjadi tua bukanlah pilihan, namun menjadi orang tua yang menawan bisa direncanakan dan dipersiapkan dari sekarang. Dengan selalu tampil cantik, kamu akan selalu percaya diri. Pasanganmu tentu juga akan lebih senang dan bangga karena memilikimu, bukan?

ELSA FATURAHMAH | TR

LEAVE A REPLY