Lima Kebiasaan yang Dapat Membuat Rambut Rontok dan Tipis

0
428
Mengatasi Rambut Rontok
Ilustrasi - Pixabay

RAMBUT rontok dan menipis menjadi masalah yang kerap ditemui para wanita. Padahal rambut menjadi mahkota yang harusnya menjadi kebanggaan. Kenapa rambut bisa sangat mudah rontok begitu, ya? Ada beberapa kebiasaan buruk yang memicu masalah rambut rontok dan kebotakan. Apakah kamu sering melakukan hal-hal di bawah ini?

Sering Mengikat Rambut Terlalu Kencang

Wanita dengan rambut panjang dan tidak ingin ‘ribet’ sering tampil dengan rambut yang terikat. Apalagi bagi kamu yang berkerudung, mengikat rambut menjadi sebuah keharusan, ya? Namun sayangnya, mengikat rambut terlalu kencang dapat merusak folikel dan membuat luka yang bersifat permanen. Kerusakan rambut ini biasanya disebut alopecia, yakni sebuah kondisi ketika folikel rambut menjadi lemah dan membuat rambut tidak dapat tumbuh lagi. Tentu kamu tidak ingin mengalami kebotakan permanen, kan? Agar tidak terjadi demikian, sebaiknya untuk melonggarkan ikatan rambutmu, dan sesekali biarkan rambut bernafas dengan cara menggerainya.

Mandi Menggunakan Air Panas

Tidak hanya berbahaya untuk kesehatan kulit, air panas ternyata juga dapat menyebabkan kekirangan pada kulit kepala dan rambutmu, lho. Lagi pula, keramas dengan air panas akan menghilangkan banyak minyak alami pada kulit kepala dan membuat pori-porimu bekerja lebih keras dalam memproduksinya kembali. Akhirnya, akar rambut menjadi rusak, serta membuat rambut menjadi rentan patah dan rontok. Jadi, lebih baik untuk keramas menggunakan air dengan suhu normal.

Baca Artikel Ini: Tips Perawatan Rambut Untuk Wanita Berhijab

Menggunakan Hot Tools Terlalu Sering

Kamu sering menggunakan hair dryer atau hair tool lainnya? Jangan terlalu sering kalau tidak ingin kehilangan rambut indahmu. Ya, temperature panas yang dipancarkan dapat merusak protein pembentuk kutikula dan rambut. Jika kutikula rambut rusak, kelembaban pada kulit kepala akan terganggu dan rambut menjadi kering dan mudah rontok. Agar itu tidak terjadi, batasi penggunaan hot tools. Cukup 2 – 3 kali saja dalam seminggu dan mulailah dengan menggunakan suhu yang paling rendah. Pastikan kamu menggunakan heat-protection spray, yang mampu melindungi rambut dari panas alat tersebut.

Menyisir Rambut Ketika Basah

Dalam keadaan basah, rambut menjadi rantan patah dan rontok. Jadi, lebih baik keringkan dulu rambutmu sebelum menyisirnya. Ketika mengeringkan rambut juga tidak boleh digosok terlalu keras, selain membuat rambut patah, folikel rambut juga bisa menjadi rusak. Cukup dengan menepuknya perlahan dengan handuk yang lembut. Agar tidak kusut, sisirlah rambut sebelum keramas.

Tidak Teratur Melakukan Hair Trimming

Rambut bercabang dapat membuat ujung rambut menjadi tipis. Dan tidak ada cara yang bisa menghilangkan ujung rambut bercabang kecuali digunting. Karena itu, hair trimming sangat penting dilakukan paling tidak setiap tiga bulan sekali. Hair trimming juga sangat bermanfaat untuk mempercepat pertumbuhan rambut dan membuatnya tampak lebih sehat.

ELSA FATURAHMAH

LEAVE A REPLY