Lima Posisi Ini Bisa Bikin Wanita Susah Orgasme. Ini Solusinya!

0
2017
Lima Posisi Ini Bisa Bikin Wanita Susah Orgasme. Ini Solusinya!
Ilustrasi - Freepik

ORGASME menjadi puncak kepuasan yang diharapkan dapat tercapai saat bercinta dengan pasangan. Baik pria ataupun wanita memiliki lama waktu berbeda untuk mencapai klimaks. Faktanya, diketahui wanita membutuhkan waktu lebih lama untuk orgasme dibandingkan pria. Karena itu, foreplay sangat dibutuhkan agar aktivitas bercinta makin bergairah dan menyenangkan, sehingga kamu dan pasangan bisa sama-sama terpuaskan.
Baca Artikel Ini: Teknik Foreplay ini Banyak Manfaatnya untuk Para Wanita
Lalu bagaimana jika kamu sebagai wanita nyatanya sulit untuk merasakan orgasme? Jangan buru-buru salahkan pasanganmu. Ternyata ada beberapa posisi yang bisa menghalangi wanita untuk mencapai klimaks dan mungkin sering kamu lakukan. Nah, sebelum hubunganmu dan pasangan menjadi renggang hanya karena masalah bercinta, lebih baik ketahui posisi-posisi kurang menguntungkan tersebut dan temukan solusinya!

Missionaris

Ini merupakan posisi bercinta yang paling sering di lakukan oleh pasangan suami istri, di mana posisi suami berada di atas istri. Posisi ini juga memungkinkan kamu dan pasangan untuk saling bertatapan selama bercinta. Nah, jika dengan posisi ini kamu tetap tidak merasakan orgasme, bisa jadi itu karena penetrasi yang dilakukan pasangan tidak sampai menyentuh klitoris.
Masih dengan gaya missionaris, kamu dan pasangan bisa bertukar posisi, yakni suami terlentang di ranjang, sementara kamu berada di atasnya. Kemudian, kamu dan pasangan bisa sama-sama melakukan gerakan hingga klitoris dan Mr. P bisa saling beradu.

Cowboy Girl

Posisi bercinta yang satu ini juga kerap menjadi pilihan pasangan suami istri, yakni posisi istri ada di atas suami. Posisi seperti ini memang mampu menghasilkan fantasi dan gairah seksual yang besar. Hanya saja, dalam posisi cowboy girl, klitoris akan terlewat sehingga kamu menjadi kehilangan getaran. Sebaiknya, kamu menambahkan rangsangan pada klitoris dengan menggunakan jari saat melakukan gerakan naik turun.

Doggy Style

Posisi ini memang memungkinkan Mr. P untuk masuk lebih dalam ke dalam Mrs. V. Hanya saja, tak semua wanita menyukainya, karena terlalu dalam juga bisa menyakitkan dan tidak nyaman. Agar kamu dan pasangan bisa mendapatkan kepuasan dari gaya bercinta ini, kamu atau pasangan bisa menetapkan batasan kedalaman yang kamu inginkan. Untuk itu, kamu dan pasangan tidak boleh sungkan untuk terbuka saat berkomunikasi tentang hal ini.

Berdiri

Bercinta dengan posisi berdiri bisa membawa sensasi berbeda, sehingga kerap dilakukan oleh pasangan yang merasa bosan dengan gaya bercinta yang itu-itu saja. Sayangnya, bercinta sambil menggendong pasangan seperti ini sangat beresiko dan melelahkan. Belum lagi, penetrasi yang dilakukan menjadi kurang maksimal sehingga akan sulit mencapai klimaks.
Untuk menyiasatinya, letakkan satu kakimu di atas kursi dan satu kakinya lagi tetap berpijak di lantai. Dengan begitu kaki bisa terbuka lebar namun tetap kokoh, suami pun bisa melakukan penetrasi lebih dalam sambil melakukan rangsangan pada klitorismu dengan jarinya.
 

Gaya Samping

Posisi ini biasa dipilih pasangan yang ingin bercinta di pagi hari setelah bangun tidur. Posisi ini dianggap cukup ampuh menciptakan kepuasan meski keadaan tubuh hanya memiliki sedikit tenaga. Namun, itu mungkin hanya dirasakan oleh pasanganmu, bagi wanita posisi ini kurang menguntungkan. Kenapa?
Bercinta dengan gaya menyamping seperti ini membuat penetrasi kurang maksimal karena lebih sulit menjangkau titik kenikmatan wanita. Makannya, wanita sulit mencapai orgasme dengan posisi ini. Karena itu, dalam posisi menyamping, kamu bisa mengangkat satu kakimu ke atas kaki suamimu agar penetrasi berjalan makasimal. Kamu juga bisa mengeksplorasi posisi ini hingga mendapatkan kenikmatan yang diinginkan.
ELSA FATURAHMAH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here