Ternyata Ini 5 Alasan Kenapa Calon Mempelai Wajib Ikut Konseling Pranikah

0
575
Foto: huffpost

Jujur saja, meski kelihatannya pasangan yang ingin menikah kelihatan (dan terasa) cocok banget satu sama lain, tetap saja mesti wajib ikut konseling pranikah. Alasannya?
Suka-tak suka manfaat konseling pranikah jelas eksis secara nyata. Rasa suka atau cinta cenderung ‘menggelapkan’ satu sisi atau beberapa sisi sikap kamu ke pasangan jadi abu-abu.
Bisa saja karena kebiasaan pasangan atau perilaku pasangan yang sebenarnya kamu nggak suka, tapi kamu menutupinya karena takut ini dan itu.
Padahal itu – meski kelihatan sepele – adalah ‘bumerang’ kecil yang bisa muncul saat perkawinan berjalan beberapa saat di awal. Dan jelas memicu perselisihan kecil dan nantinya bisa jadi perselisihan besar.
Nah, untuk menghindari atau membaca hal-hal tersebut terjadi, sangat penting sekali untuk ada ‘obrolan’ berdua yang ditengahi seorang pakar hubungan atau pembimbing pranikah.
Hanya itu saja manfaatnya?
Jelas tidak. Berikut beberapa manfaat lainnya:

Bisa Mengenali Pasangan Lebih Dalam

Sudah berapa lama kamu berdua menjalani hubungan? Setahun? Dua tahun? Atau lebih? Pastinya kedalaman hubungan kamu berdua bisa diketahui konselor – jadi tak hanya kamu berdua saja yang ‘ngeh’. Dengan adanya konselor, persepsi kamu berdua tentang hubungan yang sudah dijalani lebih dalam lagi.

 Memupuk Rasa Intim Satu Sama Lain

Memang sih kamu sudah tahu apa makanan yang disuka pasangan atau minuman yang tak disukai pasangan tapi itu semua hanya unsur keintiman permukaannya saja. Saat konseling pranikah, kamu berdua bisa mengetahui cara menghadapi dan mengatur emosi dan belajar mengerti dan mengendalikan emosinya.
Baca juga:Kenali Penyebab Pertengkaran Sebelum Menikah

Bisa Saling Mencocokkan Ekspektasi

Disamping rasa cinta yang seolah-olah mengalahkan segalanya, jujur saja, masing-masing pasti punya ekspektasi ke pasangan. Apakah itu dirinya harus begini dalam konteks keuangan atau apakah nantinya harus bagaimana pas menghadapi tantangan masing-masing ke depannya. Itu semua dapat ditengahi dan diobrolkan demi mencapai kesepakatan, sebelum melangkah lebih jauh.
 

Foto: psymaurice

Bisa Lebih Belajar Berkomunikasi Mengatasi Masalah

Kebanyakan persoalan dalam perkawinan yang dijalani mereka yang sudah kawin bermuara pada konteks komunikasi. Percaya-nggak percaya, berselisih atau bertengkar adalah sesuatu yang normal dalam hubungan perkawinan. Dan itu sehat. Konflik selalu ada dan dari situ masing-masing justru bisa belajar bagaimana menghadapi satu sama lain serta bagaimana ngomong kalimat yang tepat ke pasangan.
Baca juga:Ritual Malam Pertama, Langsung atau Menunda?

 Bisa Mendapat Cara Terbaik Menangani Masalah Keuangan

Sumber persoalan para pasangan dalam perkawinan pastinya akan ada pada titik yang namanya ‘keuangan’. Banyak perselisihan dan pertengkaran yang dipicu masalah keuangan. Mengingat keuangan-lah yang bisa menentukan impian-impian dan keinginan kamu dan pasangan bisa jadi kenyataan.
Siap ikut konseling pranikah? Kenapa tidak!*
Penulis: Orlando

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here