Yakin Pacarmu adalah Jodohmu? Cari Tahu Jawabannya di Sini!

0
2945
Tips Bercinta Dengan Pasangan yang Pemalu
Ilustrasi - Pixabay

SIAPA di antara kalian yang nggak ingin menikah dengan pacar sendiri?  Kami yakin, pasti jawabannya tidak ada. Setiap orang berpacaran pasti menginginkan bila hubungannya akan bermuara pada sebuah pernikahan. Yah, demikianlah hakekatnya sebuah hubungan percintaan di negeri ini, bukan? Ketemu jodoh, pacaran, menikah, lalu hidup bahagia (harapannya).
Omong-omong tentang jodoh, kamu yakin nggak kalau pacar kamu adalah jodohmu? Atau, kamu sendiri belum paham yang dimaksud jodoh itu apa? Meminjam pengertian Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jodoh adalah orang yang cocok menjadi suami atau istri alias pasangan hidup.
Nah, mumpung kamu masih pacaran, sebaiknya jangan lupa untuk menggunakan logika dan hati nurani dalam mencari jodoh. Jangan terlalu buta akan cinta. Seyogyanya, pacaran itu adalah proses seleksi. Kamu punya hak sendiri untuk menyeleksi mana pasangan yang cocok dengan mu, mana yang tidak. Jangan terlalu lama menghabiskan waktu dengan pasangan yang minim kecocokan.
Diany Pranata, family and relationship coach dalam bukunya yang berjudul Filosofi Kue Pancong menuturkan bila kebanyakan pernikahan terjadi karena (hanya) cinta. Padahal cinta saja tidak cukup, loh!

engagement party
Ilustrasi – freepik

“Kalau hanya cinta yang menjadi dasar orang untuk menikah, pantas saja sering kita dengar alasan bercerai adalah ‘sudah cinta lagi’,” begitu Diany memaparkan. Bisa jadi saat pacaran hanya digunakan untuk menggumbar cinta. Apapun dilihat dari kacamata cinta. Tentu saja kalau pakai kaca mata cinta semua yang dilihat tidak ada yang jelek.
Lalu bagaimana sih sebenarnya meyakinkan diri kalau pacar kita adalah jodoh kita?

  1. Yang perlu kamu yakini adalah jodoh ada di tangan Tuhan.

    Jadi hal utama yang perlu kamu lakukan adalah libatkan Tuhan dalam pergumulanmu menemukan jodoh. Caranya tentu saja dengan banyak berdoa maupun sembayang. Belajar mendengar suara Tuhan dengan cara menjalin relasi dengan Tuhan lewat meditasi, puasa, baca kitab suci, dan lain sebagainya.

2. Tetapkan kriteria calon pasangan kita se-detil mungkin

Dengan menyusun kriteria pasangan, kamu tahu sosok seperti apa yang kalian inginkan.
Tentunya masing-masing orang memiliki kriteria sendiri. Misalnya harus seiman,
berpendidikan minimal sarjana, suka membaca buku, dan lain sebagainya.

3. Samakah visi kamu dengan pasangan?

Misalnya, setelah menikah dan punya anak, kamu punya impian akan melanjutkan kuliah
S2. Namun pacar kamu punya visi yang berbeda. Dia menganggap bila jenjang pendidikan
yang kamu miliki sekarang sudah cukup. Hmm…, dari sini saja sudah terlihat ya visinya
berbeda.

4. Bayangkan apakah kamu bisa hidup tanpa si dia

Don’t marry a person you can live with, but marry a person you can’t live without. Wow…
dalam ya maknanya!
Beberapa poin di atas semoga bisa membantu kamu menemukan jodoh ya. Oh iya, ada banyak tips yang bisa kamu temukan tentang kehidupan percintaan dalam buku Filosofi Kue Pancong yang ditulis oleh Diany Pranata. Termasuk tips pernikahan supaya langgeng dan bahagia. Cocoklah dibaca para calon pengantin maupun mereka yang sudah menikah.
Bagaimana mendapatkan buku ini? Kamu bisa dibeli di Shopee, Tokopedia, Buka Lapak dengan nama toko Bella Donna Group.
Teks. THERESIA TRIOMEGANI
 
 
 
 
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here