Tips Rumah Tangga Harmonis Sejak Enam Bulan Pertama Pernikahan

0
1686
pengantin
Ilustrasi Pengantin by Frreepik

ENAM bulan pertama perkawinan semua pasti masih terasa indah. Di fase ini, kamu dan pasangan mungkin tengah menikmati manisnya hidup berdua. Namun perkawinan tentu tidak hanya untuk hanya untuk waktu enam bulan, kan? Semua dari kita pasti menginginkan rumah tangga yang langgeng dan harmonis. Bahkan kalau bisa perkawinan hanya sekali seumur hidup hingga maut memisahkan. .
Oleh karena itu, Diany Pranata seorang Family and  Relationship Coach pun membagikan beberapa hal yang perlu disiasati untuk melanggengkan perkawinan – karena enam bulan pertama itulah yang menentukan.

Jadilah diri sendiri.

Mungkin kamu dan dia sudah terlebih dahulu melalui masa berpacaran sebelum akhirnya memutuskan menikah. Namun biasanya saat pacaran kita belum mampu membuka diri 100% terhadap pasangan. Selalu saja akan ada hal baru yang kita temui dari pasangan saat sudah hidup satu atap bersamanya.
Saat pacaran, mungkin kamu malu jika melakukan kebiasan buruk seperti sendawa atau buang angin. Namun saat hidup bersama kebiasan tersebut tentu tak bisa dihindari. Oleh karena itu, enam bulan pertama lupakan bertingkah jaim  di hadapan pasangan. Biarkan kalian berdua saling mengenal satu sama lain dengan sempurna kekurangan atau kelebihannya.

Kejujuran dan keterbukaan mutlak perlu.

Setelah kita tahu pasangan kita dengan lebih baik, kita juga harus berani jujur dan terbuka mengatakan apa yang kita suka maupun yang tidak disukai. Kejujuran dan keterbukaan mutlak perlu dilakukan di enam bulan awal pernikahan. Dengan begitu setiap masalah yang dihadapi dalam rumah tangga pun dapat diatasi.

Bicarakan semua hal, jangan ada yang disimpan dalam hati.

Dalam hal ini kalian harus bisa membicarakan apapun yang akan berpengaruh dalam hubungan kalian. Mulai dari trauma semenjak kanak-kanak, masa remaja, orang tua yang punya kelainan jiwa (misalnya) sampai mimpi terburuk kalian sekalipun.

Bicarakan masalah finansial dan prioritasnya.

Ini sangat perlu. Seringkali masalah uang menjadi pemicu pertengkaran. Bisa dimaklumi, karena selama ini kita mengatur keuangan kita sendiri. Namun setelah menikah urusan finansial menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kendali uang perlu diputuskan dari awal bersama pasangan.
Jujur soal keuangan juga perlu dibarengi dengan memberi ruang kepada pasangan tentang jumlah uang yang ingin dia kelola sendiri untuk hal-hal positif. Misalnya, untuk memberi surprise kepada pasangan, atau membantu orang tua yang sakit.

Komunikasi Terus-Menerus

Saling menyesuaikan diri antara kedua belah pihak sangat dibutuhkan di enam bulan pertama pernikahan. Saat menghadapi permasalahan pikirkan bahwa tidak ada yang salah maupun yang benar. Yang ada hanyalah dua priabdi yang berbeda yang berbagi satu kamar dan satu ranjang.
Tips lain membangun rumah tangga langgeng dan harmonis juga ditulis oleh Diany Pranata melalui sebuh buku berjudul Filosofi Kue Pancong. Untuk pemesanan kamu bisa membeli secara online melalui Tokopedia, Shopee, atau Buka Lapak dengan mencari toko ‘Bella Donna Group’.(*)
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here