Untuk Kamu yang Berpacaran Bertahun-Tahun Namun Tak Kunjung Dilamar

0
818
Ilustrasi Istimewa/Thewedding.id

Tak ada batasan pasti kapan sepasang insan yang dimabuk kepayang memutuskan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius yakni pernikahan. Idealnya, hubungan percintaan bermuara pada sebuah janji untuk sehidup semati serta membina sebuah keluarga. Saat seorang laki-laki sudah memantapkan hatinya berlabuh pada seorang perempuan, ia pun akan melangkah dengan ringan untuk melamar sang pujaan hati.
Namun ada kalanya sebuah hubungan percintaan tidak berakhir indah seperti pada cerita dongeng dimana pernikahan menjadi sebuah lembaran baru yang ditunggu-tunggu. Tapi ngaku deh, kamu yang sudah berpacaran lama pastinya begitu menanti ajakan untuk membina rumah tangga bersama sang kekasih ‘kan? Apalagi di usia rawan-rawan menikah, saat kebanyakan teman-temanmu sudah dilamar pacarnya. Dan pertanyaan ‘kapan nikah?’ dari orang tua, saudara bahkan tetangga, begitu terasa memborbadir.

Bukannya Tidak Cinta Tapi…

Ada beberapa alasan mengapa pria tak kunjung melamar kekasihnya.
# Aku Belum Mapan
Mungkin kamu sering mendengar pernyataan ini keluar dari mulut pria. Namun, memang begitulah alasan kebanyakan pria urung melamar kekasihnya. Ada perasaan bangga dalam benak mereka bila sudah mampu memiliki materiil sesuai dengan standar keinginannya. Seperti memiliki kendaraan dan rumah tinggal sendiri. Hingga ia memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk melamar pacarnya.
#Trauma Masa Lalu
Meskipun sudah berpacaran dengannya bertahun-tahun, bukan berarti kamu tahu segala hal tentang dirinya. Bisa jadi ia memiliki trauma masa lalu yang belum diceritakannya padamu. Misalnya ibunya selingkuh dengan pria lain saat ia masih kecil. Secara tak disadari, pengalaman buruk itu melekat hingga ia dewasa.
#Masih Ingin Main
Berbeda dengan wanita. Konon keinginan untuk segera berumah tangga tidak terlalu diminati oleh pria. Pasalnya, dengan menikah ia memahami bila waktu untuk berkumpul dengan teman-temannya akan berkurang. Apalagi bila sudah memiliki anak membuat waktu untuk bermain futsal semakin sedikit.
#Belum Sreg dengan mu
Setiap orang pasti menginginkan bila pernikahannya bisa langgeng dan bahagia. Itu jugalah yang diimpi-impikan para pria. Ia tidak mau salah langkah. Untuk itu ia masih membutuhkan waktu untuk mengenalmu lebih dalam yang berarti lebih membutuhkan waktu hingga ia merasa cukup.
Baca juga :Apakah Dia Jodoh yang Tepat Untukmu? Simak Tips Berikut Ini!

Teruskan atau Tingglkan Saja?

Ilustrasi Pasangan – freepik.com

Keputusan ada di tanganmu. Kalau kamu bersedia menunggunya hingga ia siap melamarmu, lakukanlah. Kamu bisa fokus melakukan hal-hal lain hingga bisa mengalihkan perhatianmu untuk sekadar menunggu dilamar. Misalnya mengejar beasiswa untuk sekolah di luar negeri.
Atau, kamu pun bisa bergabung dengan komunitas-komunitas yang sesuai dengan kegemaran. Seperti komunitas gemar memasak maupun komunitas doyan jalan-jalan. Dijamin pikiran gundah mu tentang dilamar dapat teralihkan.
Beda halnya bila kamu merasa sudah saatnya untuk membuat keputusan yang tegas. Tanyakan padanya perihal keseriusannya dalam menjalani hubungan denganmu dan keinginannya untuk membina rumah tangga bersama. Ada kalanya seorang perempuan juga bosan dan enggan untuk menunggu terlalu lama.
Bicarakan baik-baik dengannya tentang apa yang kamu rasakan dan inginkan. Kalau memang kamu tidak bisa menemukan titik terang, artinya memang sudah saatnya bertindak tegas dengan mengatakan ‘bye’ padanya.*
 
Penulis: Theresia T & Ajeng Mira
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here