Bridesman? Ya, Bridesman Itu Eksis dan Ini Cara Ampuh Jadi Bridesman Terbaik!

0
147
Foto: pinterest

Sekonyong-konyong kamu sebagai sohib cowok bukan ditodong jadi ‘best man’ calonnya sang sohib tapi malah didapuk jadi ‘bridesman’! Eh, bridesman?

Kedengarannya memang aneh tapi sebenarnya ‘bridesman’ memang eksis adanya. Memang masih relatif baru,sih, karena memang bisa saja sang mempelai wanita punya sahabat alias sohib deket seorang cowok – bukan cewek.

‘Bridesman’ pun sebenarnya pendamping mempelai wanita berupa pria, sesuai sebutannya.

Bisa jadi di negeri ini sendiri memang masih asing, tapi tak berarti seorang pria tak bisa jadi pendamping mempelai wanita, sih.

Dan, inilah beberapa kiat agar bisa jadi ‘bridesman’ terbaik:

 

IKUTAN PRE-WEDDING

Ya, entah itu pas bridal party, ikutan merancang bagaimana asyiknya bridal party semestinya, dan memolesn juga momen bachelorette party yang keren. Tentu saja para ‘bridesman’ agak-agak canggung melakukan semua itu, tapi jalani dan nikmati saja prosesnya. Siapa lagi teman dekat si sohib yang jadi mempelai wanita, bukan?

 

BRIDESMAN BUKAN GROOMSMAN

Ya, ‘bridesman’ bukan ‘groomsman’! Jadi camkan baik-baik ‘jabatan’ tersebut di kepala. Dengan kata lain: kamu berada di pihak mempelai wanita, jadi jika ada ajakan untuk ikut-ikutan aktifitas para ‘groomsman’ – say ‘thank you.’ Nantinya yanga ada malah jadi ‘redundant’ dan bikin cape diri.

 

Baca juga: Ups! Pasangan Mempelai Ini Punya Barisan Bridesmaid Ber-Gaun Pengantin

 

MENOLONG DENGAN CARA SENDIRI

Meski kamu adalah ‘bridesman’ itu artinya kamu punya tenaga dan kesigapan yang berbeda dengan para ‘bridesmaid’. Jadi, siapkan selalu diri untuk bersedia menolong sang mempelai wanita melewati proses demi proses pra-nikah yang ada. Termasuk hal sepele ‘memberikan opini cowok’ seputar etika. Seru, kan!

 

Foto: pinterest

 

PAKAI KOSTUM YANG SAMA – TAPI TIDAK MATCH

Masalah kostum memang penting. Tapi nggak berarti seorang ‘bridesman’ harus plek-plek memakai kostum berwarna sama dengan para ‘bridesmaid’. Jika memang para ‘bridesmaid’ memakai kostum baby blue, nggak semerta-merta ‘bridesman’ harus juga memakai tuksedo baby blue juga. Ambil pakem warnanya dan aplikasikan ke warna dasi saja sudah cukup.

 

Baca juga: Ternyata 5 Rasa Emosi Ini Sah-Sah Saja Muncul Sekelarnya Pesta Pernikahan

 

ADA DI SAMPING MEMPELAI WANITA

Meski nanti jadi agak membingungkan, ‘bridesman’ memang mengambil posisi berada di sebelah mempelai wanita selama seremoni berjalan. Tapi balik lagi ke komposisi jumlah ‘bridesmaid’ yang ada, atau pilihan mempelai wanita sendiri – apakah mau tetap sohibnya yang ‘bridesman’ ada di sampingnya terus atau tidak.

 

 

Penulis: Orlando

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here