Tradisi Unik dalam Pernikahan Cina yang Mulai Ditinggalkan

0
2944
pengantin Cina
Pengantin Anthony dan Imelda - Dok. Mono Photography

TAHUKAH kamu kalau tatacara adat pernikahan sudah bermula sejak 2400 tahun silam? Serangkaian tata cara dalam pernikahan Cina pun masih terus diwariskan turun-menurun hingga kini.
Di Indonesia sendiri, tradisi pernikahan Cina masih terus dilestarikan terutama oleh pengantin berdarah Tionghoa. Misalnya saja, upacara Tea Pai atau Sanjit yang masih menjadi bagian penting dalam pernikahan Cina.
Meskipun tak dipungkiri ada pula beberapa tradisi yang mulai ditinggalkan, entah karena alasan kepraktisan atau karena tidak sesuai dengan kepercayaan dan budaya setempat. Padahal, tradisi tersebut terbilang unik dan memiliki makna filosofis yang baik.

1. Menata Kamar Pengantin

Dalam budaya China, ternyata ada upacara khusus yang dilakukan saat menyiapkan kamar pengantin. Prosesinya sendiri cukup simpel, namun tetap memiliki filosofis tersendiri. Calon pengantin pria akan menggeser-geser sedikit letak ranjang karena sebelumnya sudah didekor oleh orang yang dipercayainya. Menyiapkan ranjang baru oleh calon pengantin pria ini merupakan simbol menyambut kehidupan baru sebagai pemimpin keluarga.
Selain itu, ada pula prosesi saat beberapa orang meminta anak kecil meloncat-loncat di atas ranjang pengantin. Menurut kepercayaan, ritual ini mempunyai arti agar si pengantin cepat memiliki momongan.

2. Menyalakan Lilin untuk Mengusir Aura Jahat

sangjit
Ilustrasi Perlengkapan Pernikahan Cina – Dok. Bella Donna/Elsa

Serangkaian ritual juga dilakukan di kediaman mempelai wanita jelang hari pernikahan tiba. Salah satunya adalah menyalakan lilin berwarna merah yang berukir naga dan burung phoenix dengan musik mengusir aura jahat yang mungkin akan mengacaukan acara pernikahan.
Bahkan, ada juga kepercayaan bahwa lilin tersebut harus terus menyala selama tiga hari sesudah pernikahan – saat kedua mempelai berkunjung ke rumah kediaman orangtua mempelai wanita.

3. Ritual Siraman

Ternyata bukan hanya pengantin jawa saja yang melakoni ritual siraman sebelum hari pernikahan. Meski prosesi ini sudah jarang dilakukan, namun ritual siraman ini sebenarnya penuh makna. Calon mempelai wanita akan dimandikan dengan air bercampur wewangian alami (antara lain semacam buah anggur). Selain menyucikan diri, ritual siraman juga dipercaya melindungi calon mempelai wanita dari berbagai kejahatan.

4. Menyisir Rambut

Gaun Untuk Prosesi Sang Jit
Ilustrasi Penganitin Cina – Foto: Bella Donna The Wedding

Setelah dimandikan, prosesi dilanjutkan dengan menyisir rambut mempelai wanita. Bukan sembarang sisir, pasalnya ada orang khusus atau disebut good luck women yang akan menyisir rambut si wanita sebanyak empat kali sisiran sambil mengucap kata-kata indah dan petuah.
Prosesi berlanjut dnegan pemakaian busana pengantin, kedua orangtua secara simbolis membantu menurunkan kerudung veil putrinya. Sebagai tanda hormat dan rasa terimakasih kepada orangtua, mempelai wanita membungkuk sambil mengatupkan kedua tangan.

5. Makan 12 Sayur dan Suapan Terakhir

Di kediaman masing-masing kedua mempelai mencicipi 12 jenis makanan beraneka rasa yang dihidangkan dalam 12 mangkok yang berbeda. Entah mengapa jumlahnya harus 12, namun yang pasti prosesi yang mulai banyak ditinggalkan ini merupakan simbolisasi bahwa mempelai siap menghadapi berbagai kondisi kehidupan rumah tangga.

6. Menjemput Mempelai Wanita

Pernikahan Tradisi Cina
Foto : Bella Donna The Wedding Magazine

Prosesi penjemputan mempelai wanita dalam tradisi Tiongho terasa amat meriah. Kedua mempelai akan disambut dengan iringan musik tradisional, kadang dihadirkan pula naga Barongsai yang semakin memeriahkan suasana.
Lalu, mempelai pria disambut oleh ibu mempelai wanita dengan taburan beras kuning, biji kacang buncis merah dan hijau, uang logam, serta bunga. Benda-benda tersebut melambangkan makna dan harapan berlimpahnya kemakmuran dan kesejahteraan untuk kedua mempelai.(*)
Baca Artikel Ini : Tips Tampil Memikat dengan Baju Cheongsam
Teks. The Wedding’s Team
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here