Lima Etika Penting Pesta Pernikahan Bergaya Sit Down Dinner

0
1834
ilustrasi
Ilustrasi - Pixabay

DALAM tradisi  Indonesia, pesta pernikahan dengan konsep berdiri memang lebih populer daripada gaya sit down dinner. Biasanya, konsep standing party ini digunakan untuk hidangan yang disediakan secara prasmanan atau buffet. Dalam konsep pesta berdiri, para tamu bebas memilih tempat untuk menyantap hidangan yang tersedia tanpa ada pengaturan meja secara khusus. Dari segi peralatan makan yang disediakan pun lebih simpel, hanya ada piring, sendok, dan garpu.
Berbeda sekali dengan gaya jamuan sit down dinner. Selain peralatan makan yang lebih banyak, ada pula sederet etika yang perlu diperhatikan saat makan dengan gaya formal ini. Untuk itu, agar kamu tidak salah saat menghadiri pesta pernikahan sit down dinner, simak dulu yuk beberapa etiket yang perlu diperhatikan.

1. Melakukan Konfirmasi ( R.S.V.P )

Contoh rsvp
contoh RSVP

Dalam pesta bergaya sit down dinner, biasanya terdapat inisial R.S.V.P dalam kartu undangan. Kependekan dari répondez s’il vous plaît ini maksudnya adalah mohon konfirmasi! Namun sayangnya RSVP ini kerap diabaikan oleh tamu undangan. Padahal konfirmasi sangat diperlukan oleh si pengundang untuk menghitung jumlah pasti kursi yang disiapkan.
Selain itu, perhatikan pula berapa jumlah orang yang boleh menghadiri pesta. Sebab, sangat tidak etis bila kamu datang bersama keluarga atau pasangan, padahal undangan hanya berlaku untuk satu orang.

2. Duduk Sesuai Denah Meja

Dekorasi meja jamuan rustic
Dekorasi Meja Jamuan – Dok. Majalah Mahligai

Saat menghadiri perjamuan sit down dinner, kamu harus duduk di tempat yang sudah diatur. Cari namamu melalui place card yang tertempel pada kursi. Setelah menemukan tempatmu, duduklah dengan tegak dan jangan loyo.
Oiya, jangan segera meletakkan serbet apalagi mencicipi hidangan yang tersedia. Dalam etika sit down dinner, tamu hanya boleh melakukan hal tersebut jika pengundang sudah mempersilahkan.

3. Gunakan Peralatan Makan Sesuai Fungsinya

penataan meja
Contoh Penataan Meja – Dok. Bella Donna

Jangan heran dengan banyaknya peralatan makan yang tersedia di meja saat jamuansit down dinner. Paling tidak, kamu akan dihadapkan dengan beragam piranti makan seperti serbet, beragam jenis piring, sendok, pisau, garpu, dan gelas akan piring utama, sendok, pisau, serbet, dan gelas. Masing-masing memiliki fungsinya tersendiri sesuai jenis hidangan yang disediakan. Kamu bisa memulai dari bagian terluar baik sebelah kanan maupun kiri, lalu pada piranti bagian atas yang umumnya diperuntukan untuk hidangan penutup.

4. Hidangan yang Disediakan

hidangan prasmanan
Ilustrasi – Foto. REDI & co Photography

Hidangan yang disediakan dalam jamuan resmi biasanya terdiri dari appetizer (makanan pembuka), main course (makanan utama), dan dessert (makanan penutup). Appetizer merupakan hidangan pembangkit selera yang biasanya memiliki porsi kecil seperti salad atau roti. Sedangkan main course bisa berupa daging ayam, sapi, atau ikan. Dalam sit down dinner juga lazim disajikan dessert yang terdiri dari buah-buahan, es krim, atau kue.

5. Etika Penting Selama Makan

ilustrasi
Ilustrasi – Pixabay

Selama makan jangan sesekali meletakan siku dan lengan di atas meja sebab hal ini dianggap kurang sopan. Hindari pula gerakan seperti mengembangkan kedua belah siku dan meletakan lengan pada pinggiran meja.
Etika lain, jangan pula melakukan kebiasan buruk saat makan seperti mengecap, berbicara saat mulut sedang penuh makanan atau bersendawa. Sebisa mungkin hindari gerakan refleks untuk meraba atau menyisir rambut bahkan bersenandung di meja makan. Yang juga tak kalah penting, jangan meninggalkan meja sebelum acara makan selesai tanpa permisi pada teman semeja.(*)
Baca Artikel Ini : Etika Penting Untuk Makan Sit Down Dinner

Teks. The Wedding’s Team

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here