Jangan Kaget, Ini 5 Cara Milenial Mengubah Standar Proses Momen Lamaran

0
190
Foto: tallypress

Percaya-nggak percaya, belakangan ini melamar pujaan hati sebagai pasangan sehidup-semati lebih dari sekadar memberi cincin dan berlutut. Para milenial mengubah momen lamaran, seperti …

 

Benar. Faktanya, kebanyakan pasangan (baca: pasangan milenial) saat ini ada yang membuat proses lamaran lebih pribadi di rumah (persentase survei di 2018 sebanyak 31 persen melakukan ini dan 41 persen melakukannya di 2017). Sedangkan mereka yang lebih suka mengundang teman-teman dan keluarga saat lamaran sebanyak 26 persen (di 2018) dan 14 persen (di 2007).

Meski para milenial mengubah detail standar proses lamaran mereka, tapi sebanyak 54 persen membuat proses lamaran jadi unik dan tak terduga, dan justru tradisional banget!

Senangnya, sebanyak 63 persen milenial meminta restu ke orang tua sebelum mengajukan lamaran, dan sebanyak 80 persen milenial langsung berlutut melamar pujaan hati mereka.

Lalu apa saja yang diubah para milenial dalam proses atau kebiasaan saat lamaran?

 

#1  Menyewa fotografer pro atau videografer

Menyewa fotografer atau videografer untuk merekam saat proses lamaran? Sekilas memang terlihat ‘gaya banget’ tapi bayangkan: kedua tangan memegang cincin dan bagaimana untuk menangkap ekspresi sang kesayangan saat menerima lamaran? Hmm… rasanya memang tak mungkin sendirian.

Silahkan taruh fotografer atau videografer di tempat tersembunyi agar si dia terkejut dan momen terkejutnya murni ditangkap angle kamera!

 

#2  Langsung mengadakan perayaan

Mereka yang mengundang teman-teman dan keluarga untuk hadir di momen lamaran, biasanya langsung mengadakan acara makan-makan, setelah proses lamaran selesai.

Untuk itu, tempatkan para teman dan keluarga di tempat tersembunyi, dan menunggu aba-aba dari kamu yang melamar si dia.

Norak?

Rasanya tidak, karena menurut survei WeddingWire, sebanyak 17 persen pasangan milenial yang mengundang teman dan keluarga langsung merayakannya setelah proses lamaran berjalan mulus.

 

Baca juga: Lima Gaya Pesta Pernikahan Favorit Pasangan Milenial. Mana Pilihanmu?

 

Buat momen lamaran kamu jadi unik | Foto: HipLatina

 

#3  Diadakan di tempat yang memorable

Ya, kebanyakan pasangan milenial mengadakan momen lamaran di tempat yang benar-benar punya makna khusus. Entah itu tempat pertamakali mereka bertemu atau tempat kencan favorit mereka berdua.

Jika kamu ingin mengadakannya di resto, biarkan para staf resto juga ‘ngeh’ dengan rencana kamu. Sehingga menu makanan dan minuman sesuai dengan selera kamu berdua. Plus, minta mereka tambahkan musik yang membuat atmosfir jadi lebih romantis!

 

#4  Melamar dengan cincin yang punya cerita tersendiri

Kesannya ‘rempong’ tapi tentu saja cincin akan dipakai kamu berdua untuk selamanya. Jadi tak heran kalau cincin yang dipilih tentunya harus punya cerita dan alasan tersendiri. Misalnya saja, ada batuan yang diambil dari perhiasan warisan orang tua atau cincin yang nantinya bisa diwariskan ke anak atau cucu.

Oh ya, cincin pertunangan tak harus berlian. Bisa saja cincin dari batu-batuan tertentu yang berwarna.

 

Baca juga: Ternyata Ini 5 Alasan Kenapa Calon Mempelai Wajib Ikut Konseling Pranikah

 

#5  Menyewa Perencana Lamaran

Ya, jangan salah, para milenial belakangan menyewa proposal planner! Keren, nggak?

Pastinya, ada dua alasan ini dilakukan: pertama, mereka tak tahu cara melamar yang tepat dengan ‘baik dan seru’ – kedua, mereka tak punya waktu mengeksekusi detail proses lamaran itu sendiri.

Tentu saja, mirip wedding planner, proposal planner tentu saja mengatur semua detail lamaran, dari mencari vendor, mengatur logistik, dan mengatur printilan kecil yang suka bikin pusing kepala!

 

 

Penulis: Orlando

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here