Panduan Lengkap Mengurus Pernikahan di Catatan Sipil

0
18977
pernikahan di catatan sipil
Ilustrasi - Instagram | enchanted_love_photography

SETELAH pernikahanmu dinyatakan sah secara agama. Jangan lupa untuk mendaftarkan ‘status baru’ mu di pencatatan sipil setempat agar diakui secara negara.  Terutama bagi kamu pasangan pengantin yang non-muslim, mengurus keperluan pernikahan yang satu ini bisa jadi hal yang merepotkan lho. Pasalnya, ada beberapa dokumen yang perlu disiapkan dan aturan yang perlu dipahami.
Baca Juga : Berkas Apa Saja yang Diperlukan Mengurus Surat Nikah di KUA
Sebaiknya segera persiapkan dokumen pernikahan untuk catatan sipil ini bersamaan dengan mengurus dokumen pernikahan secara agama. Berikut adalah panduan lengkapnya:
APA SAJA PERSYARATAN YANG DIPERLUKAN?
Syarat umum yang diperlukan untuk mendaftarkan pernikahan di catatan sipil diantaranya ialah; akta kelahiran pasangan, fokotokopi KTP, Kartu Keluarga masing-masing pasangan, fotokopi KTP kedua orangtua/wali pasangan, fotokopi kedua saksi pernikahan, pas foto pasangan berdampingan ukuran 4×6 sebanyak 5 buah, surat pengantar/surat keterangan dari kelurahan pasangan (asli), dan uang administrasi.
Baca Juga : Ini Persyaratan Dokumen Nikah untuk 5 Agama
BAGAIMANA PROSEDUR MENGURUS PERNIKAHAN DI CATATAN SIPIL?
Bagi pengantin beragama kristen, proses pernikahan di catatan sipil dapat dilakukan bersamaan dengan pernikahan secara agama. Hanya saja biasanya, akan ada biaya administrasi lebih besar jika dibandingkan mengurus pernikahan di kantor catatan sipil secara langsung.
Setelah mendaftar dan persyaratan dinyatakan lengkap, maka pengantin akan diminta mengikuti prosedur ketuk palu secara tertib. Ketuk palu ialah istilah prosesi pernikahan catatan sipil. Ketuk palu dipimpin oleh satu orang petugas catatan sipil yang berpangkat hakim dan dihadiri kedua mempelai juga dua saksi dari kedua pihak mempelai.

mengurus administrasi pernikahan
Ilustrasi – Instagram | love_of_george

KAPAN BATAS WAKTU PENDAFTARAN PERNIKAHAN DI CATATAN SIPIL?
Paling tidak, pencatatan pernikahan dilakukan paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak tanggal pernikahan. Bila kamu tidak mendaftarkan pernikahan di catatan sipil bersamaan dengan pengesahan secara agama, segera mungkin uruslah pernikahanmu secepatnya. Sebab, bila telat melapor maka akan terkena denda.
BERAPA BIAYA MENGURUS PERNIKAHAN DI CATATAN SIPIL?Untuk permasalahan ini, kamu harus benar-benar memastikan biaya resmi yang diatur pemerintah setempat. Sebab, tidak menutup kemungkinan akan ada biaya pungutan liar yang dipatok oleh petugas tak bertanggung jawab. Sebaiknya urus sendiri biaya pencatatan sipil, daripada meminta bantuan calo yang membuat kamu membayar jauh lebih mahal.*
 
Teks. TheWedding ID

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here