Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

Merengkuh Rona Merah Keren dari Terlahir Kembali Gelaran Didi Budiardjo


Pada dasarnya warna merah dipresentasikan Didi Budiardjo sebagai jeritan yang lalu ditingkahi kilau keemasan yang dominan. Tentu saja inspirasi warna dan guratan ini tak lahir begitu saja, Didi menangkapnya dari kehidupan Dewi Shinta yang ditanggap penuh gejolak dalam gelaran kisah Ramayana.

Tak kurang ada desain busana dengan rok melebar, gaun romantis panjang dengan volume yang jadi karya khas Didi, plus disemat tekstur halus dari bahan fil coupé yang tak lupa ditambah dengan tekstil mengilat yang bisa menarik hati jadi jatuh begitu rupa.

Ini menjadi tanda konsistensi berkarya Didi yang sudah merancang busana sejak 1989.

Tentu saja itu semua akan terasa lewat begitu saja jika tak disertai rasa cinta saat menciptakannya. Ya, Didi menambat semua karyanya dengan referensi rasa cinta. Dan itu yang membuat karya-karya Didi tak bisa ditepis begitu saja. Trilogi Curiosity Cabinet, Pilgrimage dan Sawung Galing menjadi buktinya. Dan tentu … Terlahir Kembali.

Rasa cinta memang segalanya. 

Untuk bisa mengeluarkan semua inspirasinya Didi meraihnya dari banyak hal yang dikaguminya. Itulah yang membuat setiap guratan desain pola dan strukturnya punya karakter kuat. Rasa cinta yang membungkusnya sejak tiga dekade lalu.

Kesemuanya terasa begitu puitis dan seksi. 

 

Baca juga: 

Tips Dekorasi Pernikahan Sederhana Namun Tetap Cantik dan Elegan

Itu membujur dari terusan panjang super lebar, jaket oversized, gaun-gaun dramatis, tiered dress yang luks, tak lupa detail manis seperti simpul pita di leher hingga aksen bouffant aristokratis yang elegan. Menyentil mata dan rasa begitu rupa…

Permainan tata lampu serba merah dan sorotan cahaya yang menggelora meramu kesemuanya dengan begitu dramatis tapi maksimal.

Seolah-olah Didi mengajak semua untuk tak lupa dengan kehidupan yang begitu membara dan selalu tetap bersemangat untuk terus melaju apapun tantangan ke depan yang dihadapi.

 

Penulis: Orlando thewedding.id

Foto: Tim Muara Bagdja