Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
filter_list
my_location
search

Kalau Sudah Cinta, Kok Masih Suka Bohong?


Pada dasarnya manusia memang kerap suka berbohong demi membuat kondisinya nyaman. Itu fakta.

Kenapa bisa begitu?

Dalam risetnya, Bella DePaulo, Ph.D., menemukan fakta kalau orang pasti berbohong di satu dari lima interaksi tiap harinya. Poin lain ditunjukkan Pamela Meyer, penulis Liespotting, dalam momen obrolan TED dan ia mengklaim orang pasti berbohong sebanyak 10 hingga 200 kali sehari. Duh!

Baca juga: Yakin Mau Menikah dengan Si Dia? Cek deh 5 Tipe Orang yang Nggak Banget Jadi Pasangan

Jika masih ingat film Something’s Gotta Give, dalam satu plot, karakter yang diperankan Diane Keaton menemui fakta kalau pria (yang diperankan Jack Nicholson) yang disukainya ternyata kencan dengan wanita lain. Lalu Diane lari tapi dikejar Nicholson, dan Nicholson bilang,”Aku tak pernah bohong padamu. Aku selalu bilang beberapa versi dari kejujuran.” Itu dibalas Diane dengan,”Kejujuran tak punya beberapa versi, okay?”

Tapi aslinya, itulah kejujurannya. Itulah kebenarannya.

Kebenaran atau kejujuran punya banyak sisi. Kelihatannya memang kompleks dan sulit dimengerti tapi itu benar-benar eksis. Demikian paparan Psychology Today.

Kenapa kejujuran dibilang punya banyak versi?

Karena semua orang punya pemikiran berbeda memandang kejujuran. Sebagian punya versi kejujuran yang berbeda karena berusaha untuk memoles kejujuran mereka untuk tak terasa jadi menghakimi.

“Hai, apa kabar? Sedang pusing?” tanya pasangan kita suatu ketika di satu hari.

“Baik. Nggak kok. Finefine aja” jawab kita serta-merta. Tapi faktanya bos baru saja komplen dan marah-marah. Kita berbohong. Kita nggak serta-merta bilang ‘Iya nih, lagi kesel.” Dan lain sebagainya.

 

Kebohongan ‘skala kecil’

Itu berbohong. Kebanyakan dari kita ‘berbohong’ semata-mata dengan banyak alasan: meminimalisir kondisi hati dan pasangan atau menunda amarah agar ditumpahkan di sofa rumah begitu sampai rumah.

Itu masih dalam kebohongan ‘skala kecil’ tentang kondisi diri. Bagaimana jika berbohong dalam area kesetiaan?

 

Baca juga: 3 Cara Anti Panik Jelang Pernikahan Supaya Kamu Nggak Jadi Bridezella

 

Sabar. Kita bisa belajar dari hal-hal kecil dulu. Dengan jujur bilang kondisi kita tak baik di atas tadi, itu bisa jadi awal menjadi jujur di momen-momen ke depannya.

Pengertian juga menjadi poin utama dalam urusan bohong ini. Jika sama-sama tak mau saling mengerti, mau sampai kapanpun juga, akan selalu memperuncing hubungan kamu berdua.

 

Summary:

Banyak ngobrol dengan pasangan menjadi kita bisa ngeh apa sih versi kejujuran dari dirinya dan apakah versi kejujuran dari diri kita bisa diterima sama dia atau tidak.

Dari situ justru kita bisa tahu masing-masing versi kejujuran dari dia dan pasangan bisa ngeh banget-banget versi kejujuran dari kita sendiri. Versi kebohongan masing-masing? Tinggal dibalik aja, guys! Hehehe...

 

Penulis: aldo thewedding.id