Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

Bikin Video Seks Bareng Pasangan? Ups!


Nggak sedikit juga pasangan yang senang dengan extreme sex. Keluar dari ritme yang itu-itu saja dan mencoba sesuatu yang baru. 

Nah, buat kamu (pasangan menikah) yang ingin variasi seks berbeda, apakah jadi solusi bereksperimen dalam sensasi berhubungan seks? 


Yang lebih seru, timbul pertanyaan apakah wajar aktifitas seperti ini? 

Nah, kita dengar deh apa kata para ahli yang salah satunya adalah Dr. Oka Negara Sp.And. Ia bilang, wajar atau nggaknya tergantung tujuannya, untuk dinikmati berdua saja secara pribadi atau malah bertujuan komersil. 

“Jika tujuannya komersil, tentu saja berisiko tinggi di Indonesia, karena rekaman video yang mengandung muatan pornografi bersifat ilegal. Tetapi sesungguhnya ini bukan hal baru, artinya keinginan suami-istri untuk mendokumentasikan hubungan seksual serta kemesraan seksual adalah juga menjadi fantasi semua pasangan,” terang Dr. Oka.

 

Konteksnya memang lebih privat lagi. Apalagi jika mengingat manusia adalah makhluk seksual, yang secara alamiah akan mengalami sebuah siklus kebersamaan adanya kematangan seksual. 

Dengan konsekuensi jika kebutuhan seksual ditutup-tutupi justru akan mengakibatkan agresifitas berlebihan untuk mencari tahu dan mengeksplotasi tanpa terarah, yang lebih berpotensi menjadi ancaman kriminalitas seksual.

 

Baca juga 5 Alasan Wajar Di Balik Menurunnya Gairah Seksual Pasangan


“Nah, saat pasangan suami-istri ingin menambah referensi dan variasi hubungan seksualnya agar bisa lebih variatif dan menghilangkan kebosanan, seringkali salah satu pilihan yang dianggap menantang adalah membuat tayangan adegan seksual mereka sendiri, untuk ditonton bersama, walau jumlah pasangan yang melakukan hal seperti ini tentu saja masih sedikit,” ungkap dokter Oka lebih lagi.


Selain itu, dokter Oka mejelaskan, memang benar jika membuat rekaman video seks bareng pasangan mampu membangkitan gairah seks. Karena dengan menontonnya bisa jadi referensi positif untuk melakukan hubungan seksual yang menyenangkan.


“Asal  kegiatan ini dilakukan tanpa paksaan, disetujui bersama, berhati-hati, serta tentu saja ditonton sebagai “part of the show” atau bagian dari hubungan seksual itu sendiri. Jadi, mengonsumsi video seks sebaiknya dilakukan bersama-sama atau sepengetahuan bersama. Itu akan jauh lebih menyenangkan dan lebih aman,” jelasnya.


Nggak sebatas itu saja, membuat video seks sendiri akan jauh lebih bermanfaat ketimbang dengan menyaksikan video seks yang diperankan orang lain. 

Kenapa?

Agenda membuat dan menonton video seks bersama, justru menjadi “sumber rekomendasi” dan “sumber inspirasi” bareng pasangan untuk meningkatkan variasi seksual. Sekaligus bisa mengevaluasi apakah hubungan seksual yang dilakukan selama ini sudah dapat menyenangkan satu sama lain.

Tentu saja ini kita – sekali lagi bicara untuk pasangan yang sudah menikah loh, ya!

 

Summary:

Rekaman hubungan seks tak boleh dilakukan sembarangan. Pasangan yang sudah menikah jelas lebih aman melakukannya dan ya, tidak untuk disebarkan ke publik.

Jadi jelas, rekaman hubungan seks yang dilakukan hanya untuk kepentingan mencari referensi buat variasi seksual bareng pasangan saja.

Ini memang jadi solusi untuk mereka yang sudah menikah bertahun-tahun atau memerlukan penyegaran dalam pernikahan mereka - karena ini bermanfaat untuk mengatasi kejenuhan. 

Yang terakhir, frekuensi harus diatur,  jangan sampai keseringan sehingga tidak menimbulkan overuse.

 

 

 

 

 

 

Theresia & Tim thewedding.id

Various sources

Foto: Ana Maria Moroz / Pexel