Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

Sopankah Mengirim Undangan Pernikahan Lewat Sosial Media?


Seringkali pasangan yang hendak menikah tak memiliki cukup waktu untuk membagikan undangan pernikahan lewat jasa pos dan sejenisnya. Mereka pun lebih memilih menyebarkan kabar bahagia itu dengan menggunakan sosial media seperti Facebook karena alasan kepraktisan dan lebih cepat. Bahkan ada juga melalui media sosial lain seperti Twitter atau Instagram.
  
Nah, meski demikian, masih ada yang menganggap cara membagikan undangan lewat jejaring sosial tersebut adalah cara yang kurang sopan. Benarkah demikian?

Kurang personal
Alasan utama yang menyebut bahwa membagi undangan lewat Facebook dianggap kurang personal  adalah tidak ada ungkapan khusus yang mengharapkan kedatangan tamu tersebut. Lebih-lebih jika hanya berupa status update, keseriusan dalam mengundang akan menjadi pertanyaan bagi temanmu.

Kurang Menghormati
Tidak semua tamu bisa menerima undangan pernikahan lewat Facebook. Malah ada yang menganggap bahwa mengundang mereka lewat Facebook dianggap kurang menghormati meskipun kamu sudah mengenal tamu tersebut. Mereka merasa bahwa memberikan undangan fisik lebih menghargai keberadaan mereka. 

Tidak Dianggap Penting 
Suatu ketika kamu mengirim undangan pernikahan lewat Facebook buat relasi dekat kamu namun ternyata ia tidak datang. Setelah resepsi digelar barulah kamu mengerti bahwa alasan relasi itu tidak datang adalah karena mereka tidak dianggap penting buat menghadiri resepsi kamu tersebut. 
Karena itu sebelum memutuskan untuk mengundang tamu datang ke acara resepsi pernikahan, ada baiknya kamu memisahkan dulu jenis tamu atau relasi yang akan diundang. Apakah relasi itu sudah kamu kenal baik atau tidak, kemudian pisahkan juga tamu khusus keluarga atau orang yang sudah tua dengan tamu yang masih sebaya atau seusia.*

Penulis-Tim Thewedding.id