Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

Keindahan Kain Tenun di Jakarta Fashion & Food Festival 2019


Nggak heran momen “Jalinan Lungsi Pakan” dilangsungkan 15 Agustus 2019 ini. Jangan salah, tema yang konsisten diusung tahunan ini punya makna benang yang disusun lurus secara vertikal (lungsi) dan sebagian lainnya disusun lurus secara horizontal (pakan), lalu dijalin dengan teknik khusus menggunakan alat tenun melalui sentuhan para perajin. 

Serunya, kesemuanya merepresentasikan cinta, semangat, kesabaran, ketekunan, serta nilai sejarah, dan estetika yang terkandung di dalam selembar kain tenun.

“Jalinan Lungsi Pakan merupakan jalinan benang yang membentuk keindahan kain tenun sebagai salah satu wastra Nusantara. Hal ini mencerminkan sinergi yang terjalin baik antara JFFF dan Cita Tenun Indonesia yang saling melengkapi satu sama lain dalam misinya memajukan industri mode Indonesia berbasis budaya Nusantara,” ujar Soegianto Nagaria, Chairman JFFF 2019.



Dalam show-nya kali ini, CTI (Cita Tenun Indonesia) menampilkan desainer-desainer yang kesemuanya menggunakan kain tenun dari berbagai daerah di Indonesia dalam rancangan koleksinya. 

Seperti Eridani dengan tenun Sulawesi Tenggara, Yogie Pratama menggusung kain tenun Sambas, Didi Budiardjo dengan kain tenun Tidore, serta pemenang Next Young Promising Designers tahun 2018 yakni Koko Rudi dengan kain tenun Bali dan tenun polos serta Enrico Marsall yang menggunakan kain tenun lurik dari Jawa Tengah. 

Kain-kain tenun ini diolah menjadi sebuah karya mode yang modern sesuai tren terkini tanpa meninggalkan nafas budaya aslinya. 

Seluruh karya ditampilkan menjadi sebuah narasi berupa ajakan untuk melestarikan kain nusantara sebagai warisan kekayaan budaya. 

Konsistensi JFFF dan CTI dalam mengangkat kain-kain nusantara juga bentuk dukungan kepada UKM dan pengrajin kain, sambil terus mengajak masyarakat agar tak hanya mengapresiasi namun juga turut menggunakan kain-kain nusantara.
 


Selain fashion show, di acara Opening Show JFFF 2019 juga diumumkan para pemenang kompetisi Gading Model Search dan Next Young Promising Designers 2019 yang penyelenggaraan babak Grand Final-nya sudah diselenggarakan pada 3 dan 4 Agustus 2019 sebelumnya.

Yang seru, ajang kompetisi ini jadi bentuk kepedulian JFFF membina bakat-bakat muda di industri mode Tanah Air.

Mantap, kan?

 

 

Foto: JFFF 2019