Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

Tontonan Berdua: JOKER & ABOMINABLE


JOKER

Kelamnya Dunia Tawa Badut Wannabe

Pemain: Joaquin Phoenix, Robert De Niro, Zazie Beetz, Frances Conroy 

Studio: Warner Bros.

 

Seberapa banyak dari kita yang ingin tertawa? Banyak, karena pada dasarnya semua orang ingin kehidupan yang menyenangkan.

Tapi coba hitung berapa banyak orang yang sudah punya kehidupan menyenangkan tapi justru tak bisa tertawa.

Nah, besutan dari Todd Phillips ini menyajikan dunia kelam si badut wannabe yang kerap menghadirkan tawa untuk orang lain, tapi justru kehidupan dirinya tak bisa ditertawai dengan begitu saja.

Joker adalah nama alias dari Arthur Fleck, pria yang berprofesi sebagai badut untuk keperluan apapun. Ia bisa menghibur anak-anak yang sakit di RS, sekaligus ia bisa jadi ‘penglaris’ toko. Sayangnya, ia komedian stand-up yang gagal.

Ia hidup miskin bersama ibunya dan merasa ibunya adalah segalanya. Sayangnya, fakta latar sang ibu dan kehidupan kanak-kanak Fleck malah memicu dirinya menjadi sosok Joker.

Kekelaman adegan demi adegan disajikan begitu rapat, set kamera yang menawan, warna-warni yang asyik, plus pastinya … akting luar biasa dari Joaquin Phoenix sebagai Joker. Tiba-tiba saja (sorry to say), figur the Joker versi Heath Ledger sebelumnya hilang dari kepala.

The Joker versi Phoenix punya kengerian yang lebih kompleks dari sekadar tawa dan seringai mulutnya. Phoenix berhasil memunculkan sisi lain Joker: logika sinting tingkat tinggi khas the Joker.

Tak heran jika Phoenix akan menggaet nominasi dan bahkan Piala Oscar 2020 untuk Aktor Terbaik.

 

Summary:

Joker versi Todd Phillips pada akhirnya mengingatkan kita untuk menghargai usaha orang dan terlebih lagi menghargai pribadi seseorang apapun konteksnya. 

 

 

 

 

ABOMINABLE

Kehebatan Makhluk Mitos Mewarnai Dunia 

Pengisi suara: Chloe Bennet (Yi), Tenzing Norgay Trainor (Jin), Albert Tsai (Peng)

Studio: DreamWorks / Universal

 

Jika kamu berdua sedang riweuh dan puyeng, memang tak butuh Joker sebagai tontonan karena kontennya yang berat.

Nah, gelaran animasi dari DreamWorks satu ini bisa jadi pilihannya.

Abominable menjadi karya studio DreamWorks yang kembali bermain-main dengan dunia fabel, setelah trilogi Kung Fu Panda. Tapi kali ini studio animasi Negeri Paman Sam ini tak sendirian, mereka menggandeng Pearl Studio, studio animasi joint-venture antara AS-Cina. Hmmm… Menarik, kan?

Ah ya, Abominable menarik garis lurus mitos dari sosok Yeti, makhluk misterius yang diyakini hidup di pegunungan Himalaya. Yi bertemu dengan Yeti yang dinamai Everest secara tak sengaja.

Sayangnya Everest dan Yi dikejar-kejar sepasukan orang lab yang ingin mengambil keuntungan dari eksistensi Everest – bukan sebagai kekayaan fauna dunia. 

Pengejaran ini yang sangat seru diikuti, karena Yi dan Everest dikuntil dua bersaudara, Jin dan Peng. Kelucuan demi kelucuan meluncur dengan nikmat, baik itu kekonyolan anak-anak remaja milenial yang diwakili Yi, Jin dan Peng.

Tak terasa, film berdurasi satu setengah jam ini menohok kepala dengan sejumput hikmat pelajaran berharga tentang perjuangan dan kehidupan.

 

Summary:

Jangan pernah meremehkan sesuatu yang baru! Bisa jadi sesuatu yang baru (atau sesosok) yang baru adalah cara baru dari diri untuk melihat kehidupan lain di luar sana. 

 

 

 

 

 

 

O.J.

Foto: various sources