Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

Cerita Di Balik Pemotretan Ala Pasangan Jawa, Ahok dan Puput


Pernikahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok/BTP) dengan Puput Nastiti Devi sudah berlangsung beberapa bulan yang lalu. Karena sifatnya tertutup, tentu masyarakat umum tidak mengetahui seperti apa detail pernikahan mereka.

Adalah Fandy Susanto, fotografer FD Photography yang pada Senin (21/10), mengunggah beberapa foto pasangan Ahok dan Puput pada akun Instagram @fdphotography dan @fdphotography90. Dalam salah satu fotonya, terdapat caption, “This Wedding photoshoot was taken on January 25, 2019. Bapak @basukibtp dan Ibu Puput Nastiti Devi”

“Saya lupa, kapan tanggal pastinya pihak Bapak (Ahok) dan Ibu (Puput) menghubungi kami. Saat itu kami juga belum tahu, siapa yang akan kami potret. Nah, ketika meeting, barulah kami tahu bahwa orang yang akan kami foto adalah Pak Ahok dan Bu Puput,” Fandy bercerita kepada tim thewedding.id saat dihubungi via WhatsApp.

“Pastinya deg-degan ketika mengetahui siapa yang akan kami foto. Tapi tentunya bangga juga bisa dipercaya Bapak dan Ibu untuk memotret mereka. Bu Puput juga cerita, kami dipilih Bapak diantara beberapa fotografer lainnya,” ujar fotografer lulusan sarjana farmasi apoteker itu.

Pemotretan Berkonsep Tradisional Jawa dan Modern Klasik

Foto: FD Photography

Saat meeting pertama, Puput sudah datang dengan konsep yang ia dan Ahok inginkan. Jadi meeting tak memerlukan waktu lama. Hanya sekitar 1-2 jam. 

Ada 2 konsep pemotretan yang diinginkan Puput dan Ahok, yakni tradisional Jawa  dan internasional. Bisa jadi karena Puput berdarah Jawa, maka konsep tradisional Jawa menjadi salah satu yang diangkat.  Fandy dan tim memiliki waktu sekitar 3 minggu sejak meeting pertama untuk menyiapkan segalanya dengan matang. 

Konsep tradisional Jawa, diwakili dengan busana kebaya kartini warna broken white karya Maya Ratih Couture untuk dikenakan Puput. Sementara untuk Ahok, tampil dengan beskap hitam lengkap juga karya Maya Ratih Couture dengan kain batik sebagai bawahan serta blankon untuk penutup kepala. Keduanya menggunakan kain batik motif Sidomukti. 

“Warna broken white kami pilih untuk kebaya Ibu Puput agar memberi kesan clean,” tutur Lori Jeremia, dari management Maya Ratih Couture. Kebaya lace tanpa payet mapun beads begitu terlihat klasik sekaligus elegan saat digunakan Puput.   

Untuk menyelaraskan tampilan berkebaya, rambut puput ditata secara minimalis dengan konsep sanggul sederhana tanpa detail aksesori. Sangat bersahaja.

Sedangkan konsep kedua, adalah konsep modern klasik formal dengan permainan warna navy blue. “Warna navy blue kami sarankan untuk Bapak dan Ibu mengingat warna tersebut memberi kesan elegan sekaligus mewah. Selain itu, warna navy blue juga warna yang sedang tren tahun ini,” Lori menjelaskan lagi.

Untuk tema ini, Maya Ratih menampilkan Puput dalam kostum blazer berpadu dengan bawahan panjang. Sebagai aksesori, disematkanlah hair piece ala wanita Inggris. “Inspirasinya memang berasal dari bangsawan Inggris,” Lori menambahkan lagi. 

Sementara Ahok sendiri dihadirkan dengan stelan jas nuansa yang sama dengan sematan aksesori di bagian dada sebelah kiri. 

7 Jam Pemotretan

Pemotretan itu dilaksanakan di studio dan membutuhkan waktu sekitar 7 jam. “Kami tidak menemukan kendala berarti saat persiapan maupun pelasanaannya. Bapak dan Ibu sangat mau diarahkan dan bekerja sama,” Fandy kembali bercerita.

Ahok dan Puput sedang diarahkan fotografer. Foto: FD Photography

Selain pemotretan, mereka pun makan siang bersama di studio.

Untuk sesi pemotretan ini Fandy mengaku dibayar 35 juta termasuk setting untuk 2 konsep, diluar busana dan aksesori.

Saat ditanya kenapa foto baru dipublish sekarang, Fandy menjelaskan, “Hasil pemotretan ini kami simpan dan baru di publish adalah berdasarkan permintaan pihak Bapak juga. Kami hanya memegang kepercayaan beliau untuk tetap posting sesuai tanggal yang disepakati”.

Vendor-Vendor yang Terlibat

Photographer: @fdphotography90 @fdphotographyofficial
Makeup: @vuvamua 
Hairdo: @iis_marlina 
Stylist: @bellyiverzon
Suit and Dress by @mayaratihcouture 
All Accesories @leciel.design 
Set by @whitepearldecoration 
Flowers by @merryflorist
Shoes Ibu Puput by @regisbridalshoes

 

Penulis: Theresia T.
Foto dan video: FD Photography