Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

Lady Warior karya Rinaldy A. Yunardi Meraih 3 Penghargaan Dalam WoW 2019


Sekali lagi, Rinaldy A. Yunardi membuktikan karyanya di ajang internasional World of Wearable Arts (WoW) 2019. Ini memang bukan kali pertama Yungyung, demikian Rinaldy biasa disapa, mendapat penghargaan di ajang ini. Tahun 2017, ia berhasil menyabet 3 penghargaan yakni Open Section, David Jones Avant Garde Section, dan Supreme Wow Award. Dan kali ini, ia pun menyabet 3 penghargaan kembali dengan kategori Avant Garde Section, International Awards: Asia, dan Supreme Wow Award.

Ajang World of Wearable Arts (WoW) 2019 yang dilangsungkan di Wellington, Selandia Baru. Merupakan ajang kompetisi seni wearable yang diselenggarakan setiap tahun. Kompetisi tersebut menarik lebih dari 40 negara dari seluruh dunia. Kompetisi WoW sendiri pada tahun ini memasuki tahun ke-31. Pada tahun  2019 ini, WoW diikuti oleh 22 negara dengan jumlah peserta sebanyak 115 desainer.

Pada panggung kompetisi WoW 2019 ini, Rinaldy menghadirkan tema “Lady Warrior” yang persiapan koleksinya memakan waktu hingga 6 (enam) bulan. “Tema ini terinspirasi dari personalitas Ibu saya. Lady Warrior dihadirkan khusus untuk para perempuan yang selalu dituntut untuk menjadi sosok yang kuat, yang dapat menyelesaikan persoalan dan polemik sehari-hari, dengan mengandalkan kelembutan, ketenangan dan intelektualitas mereka,” kisah Rinaldy tentang tema yang ia pilih.

Melalui Lady Warrior, Rinaldy juga secara implisit menyebarkan pesan untuk melestarikan lingkungan dengan menggunakan material kertas daur ulang. Dalam menjelaskan Lady Warrior, Rinaldy menggambarkan sosok wanita seperti kertas yang rapuh, mudah robek namun, ketika dipilin menjadi benang ia justru menjadi pengikat yang menguatkan. Teknik memilin ini membutuhkan keterampilian yang didapat melalui belajar, dari tahap belajar itu diibaratkan bagaimana perempuan belajar untuk survive di dalam kehidupannya. Lalu ditambah dengan elemen logam besi yang saling menopang dan menghadirkan kekuatan warrior, yang terukir dengan feminin, yang menggambarkan karakter kekuatan seorang perempuan. 

“Lady Warrior saya dedikasikan untuk para perempuan, terutama untuk para pencinta karya-karya saya, sekaligus apresiasi saya bagi mereka. Para perempuan yang tampil menjadi pemeran utama dalam berbagai aspek kehidupan,” tambahnya lagi.*

Penulis: Tim The Wedding