Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

Dengar HIVI! Bercerita via “CERITERA”


Musik negeri ini nggak akan pernah habis. Selalu akan ada cerita baru tentang kehidupan. Termasuk cerita HIVI! via CERITERA…

HIVI! yang digawangi Ezra Mandira (Gitar), Febrian Nindyo (Gitar), Ilham Aditama (Vokal) dan Neida Aleida (Vokal) memang punya cerita baru. Cerita baru tentang kehidupan mereka gelar sedemikian rupa via “Ceritera”, album ketiga mereka yang baru saja dirilis 15 November 2019, lewat momen ‘Pesta Ceritera’.

Gelaran Ceritera sebenarnya sudah bergaung sejak sebelum album bernuansa riang-gembira ini diluncur. Apalagi kalau bukan dengan deretan singel, seperti “Satu-Satunya”, “Jatuh, Bangkit Kembali,” dan “Pemuda” serta “Bumi dan Bulan”.

Cerita tentang kehidupan dilontarkan lagu-lagu tersebut dengan berbagai varian musik yang tetap berhaluan pop-renyah. Pas banget untuk mereka yang sedang butuh ‘belaian nada’ yang enak dan tak mesti didengar dengan kepala penuh. Dengarkan saja…

Untuk albumnya sendiri, kesemua track punya arti tersendiri bagi Ezra, Febri, Ilham dan Neida. Alhasil, album ketiga ini lebih dari sekadar karya musik tapi secara khusus adalah sebuah totem diary, curahan hati kesemuanya.

10 tahun berkarya jelas jadi bekal mereka berempat.

Bilangan waktu tersebut memunculkan banyak momen seperti kedekatan dengan teman-teman musisi, HIFriends (sebutan penggemar HIVI!) dan penikmat musik lainnya. 

“Dari kedekatan dengan teman-teman HI!Friends, timbul banyak sekali ‘Ceritera’ berharga yang jadi sumber pembelajaran dan pendewasaan HIVI! berkarya,” jelas Febri.

Keseruan ‘Ceritera’ makin kuat sebagai totem diary kehidupan. Apalagi kalau bukan dengan hadirnya Tohpati sebagai produser album. 

Nilai ‘Ceritera’ sebagai album pun menjadi lebih dengan sentuhan dan racikan musisi senior yang sudah tak bisa diragukan lagi eksistensinya.

Eksistensi Tohpati dalam album ini pun memang lebih dari spesial, tapi jadi personal. “Mas Tohpati itu personal hero saya dari kecil, jadi suatu kebanggaan bisa kerja bareng beliau sebagai co-produser album ini,” jelas Ezra.

Sentuhan Tohpati memang jadi seru dalam album ini.

“… Ada lagu klasik Indonesia, ‘Pemuda’, lalu sentuhan bossa nova dalam ‘Patung Batu’, warna J-Pop pun muncul dalam ‘Jatuh, Bangkit Kembali’, lalu ‘Satu-Satunya’ punya rasa disko klasik…” ujar Ilham.

Serunya lagi, momen peluncuran ‘Ceritera’ juga ditandai dengan konser seru yang menyajikan deretan lagu baru mereka berempat.

Eh iya, jangan lupa dengar ‘Bumi dan Bulan’ yang sendu tapi romantis itu, ya!

 

 

O.J.

Foto: HIVI!