Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

Nah! 5 Tip Jitu Pilih Undangan Keren


Eksistensinya memang tak hanya sebagai reminder tapi juga sebagai ‘identitas’ khas kamu yang akan menikah. 

Kartu undangan yang oke bisa memberikan kesan tersendiri ke orang-orang yang diundang. 

Hasil akhir tampilan desain kartu undangan yang sukses bergantung pada kejelian kamu saat proses pembuatan. 

Tentu saja persis dengan ‘kebawelan’ kamu berdua saat menginginkan dekor yang keren dan makanan katering yang nggak enak, proses pembuatan kartu undangan harus diperhatikan jeli. 

Lalu, bagaimana enaknya untuk intens jeli memilih dan membuat kartu undangan (baik pas ke vendor atau pas mendesainnya)?

Cekidot ini, guys:

 

1. Teliti Bahan dan Cetakan

Saat datang ke pembuat, teliti baik-baik contoh kartu yang mereka punya. 

Pastikan kertasnya berkualitas bagus, cetakan hurufnya tajam, lipatan kertasnya rapi, amplopnya merekat dengan baik, serta susunan kalimatnya menarik dan enak dibaca.

 

2. Jangan tergoda bujuk rayu karena tren 

Berpeganglah pada keinginan kamu. Semua tentang pernikahan kamu berdua ya tentang kamu berdua.

Jadi jika pihak produsen undangan kerap menawarkan atau mempromosikan tren-tren undangan, jangan langsung mengiyakannya.

Karena bisa jadi, tren desain undangan yang ditawarkan justru nggak mewakili sosok kamu berdua pasangan.

 

3. Pilih jenis huruf yang tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar

Pada dasarnya, undangan adalah pengingat mereka yang kita undang. Untuk itu pilihan jenis huruf pun jadi sangat krusial.

Apapun font atau jenis abjad dan angka yang dipilih, pastikan ukurannya sedang: tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.

Font indah yang kerap punya ekor melengkung sedemikian rupa juga biasanya jadi pilihan. Tapi tak semua undangan harus memakai font tersebut. Keindahan font undangan memang perlu tapi lebih penting lagi itu mewakili kamu berdua dan mudah terbaca oleh para undangan. 

 

Baca Masih Pentingkah Gambar Peta Pada Undangan Pernikahan?

 

4. Pilih kalimat simpel - enak dibaca

Hindari kalimat bertele-tele dan memenuhi hampir seluruh permukaan undangan. 

Pilihlah ayat kitab suci yang tak terlalu panjang tapi mewakili kesakralan hubungan kalian berdua.

Oh ya, isi undangan harus jelas, terutama untuk waktu dan alamat. Hindari kata-kata yang disingkat, kecuali untuk inisial nama/gelar mempelai.

 

5. Padankan dengan suvenir

Jika memungkinkan, sesuaikan suvenir kamu dengan desain tema kartu undangan. 

Tentu saja tema undangan yang senada dengan suvenir pernikahan jadi nilai plus dan mengesankan kalau momen pernikahan kalian benar-benar dirancang dengan begitu detail menawan.

 

So, sudah siap mau seperti apa tampilan desain dan isi kartu undangan kamu berdua?

 

 

 

Summary:

Jangan lupa cantumkan nama kedua mempelai dan orang tua dengan tepat. Gunakan label untuk mengetik nama undangan. Jika ada kesalahan, kamu tinggal mengganti labelnya tanpa harus mengorbankan amplop atau undangan. 

Cantumkan juga, nama beserta partner atau keluarga, terlebih jika kamu mengenal pasangannya.

 

 

 

 

 

Tim thewedding.id

Various sources / Foto: pixabay