Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

Semua Hari adalah Hari Baik Pernikahan


Lagi bingung banget memilih hari baik untuk menikah? Ya, pastinya semua hari adalah hari baik pernikahan. Kok bisa?

Perhitungan tanggal menikah rasanya sudah lekat di kebanyakan dari tradisi kita, terutama masyarakat Jawa dan Tionghoa. 

Terlepas dari kebenarannya, perhitungan ini bertujuan agar kelak kehidupan pernikahan pasangan tersebut selalu bahagia, harmonis dan sejahtera.

Yuk, coba kita simak hari baik pernikahan menurut para tradisi.

 

Tradisi dan Kepercayaan
Sebagian masyarakat Tionghoa percaya dalam sebuah upacara pernikahan ataupun kegiatan lain, harus dilihat hari dan bulannya. 

Kok begitu?

Karena apabila jam, hari dan bulan pernikahan tidak tepat konon akan berpengaruh pada kelanggengan rumah tangganya. 

Oleh sebab itu, untuk menggelar upacara pernikahan dibutuhkan perhitungan jam, hari, dan bulan yang baik.

Toh tidak semua orang punya kemampuan menghitung hari baik. Biasanya orang-orang sepuh memiliki kemampuan ini. 

Ada buku yang disebut ‘thong shu’ yang kerap menjadi panduan penghitungan hari baik tersebut.

Tentu saja ini dikembalikan ke kamu dan pasangan, apakah ingin mengikutinya atau tidak. Pilihan ada di tangan kamu berdua, guys!

 

Perkawinan di Hari Kerja
Bila rakyat Tionghoa punya ‘Thong Shu’ yang kerap digunakan, masyarakat Jawa memiliki primbon. 

Primbon sendiri adalah budaya tradisional, sebuah kearifan lokal. Jadi jangan heran apabila orang yang sudah berpikiran kota alias modern, meskipun dia orang Jawa sudah tidak lagi memakai primbon sebagai acuan.

Primbon sendiri adalah kompilasi tata kepercayaan yang berasal dari nenek moyang. Sifatnya tidak selamanya karena setiap daerah punya primbon masing-masing. 

Jadi wajar saja jika terjadi perbedaan penghitungan orangtua pria dan orang tua wanita.

 

Baca Ssst! Sudahkah Lakukan Quality Time Ini?

 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam penghitungan tanggal baik untuk menikah. Mulai dari penghitungan tanggal lahir mempelai berdasarkan tanggal perhitungan Jawa hingga nama panjang keduanya.

Karena tanggal baik tidak selalu jatuh pada akhir pekan, jangan kaget apabila kamu yang belum menikah pernah menerima undangan di hari kerja, seperti Senin hingga Jumat. 

Apabila pengantin tetap menginginkan menggelar acara pernikahan di akhir pekan maka terjadi perbedaan waktu antara ijab kabul dengan resepsi.

Biasanya upacara pernikahan dilakukan bertepatan dengan perhitungan hari baik, baru resepsinya dilakukan pada akhir pekan. Ini semata-mata untuk memudahkan para undangan menghadirinya.

Bagaimana menurut kamu dan pasangan? Apakah ingin mengikuti hari baik menurut tradisi atau tidak?

Pastinya keputusan ada di tangan kalian berdua, ya… 

 

Summary:

Menikah itu untuk seumur hidup. Meskipun semua tanggal itu bagus tapi cari tanggal yang paling bagus, agar semua bahagia dan kesejahteraan dapat diciptakan dengan seoptimal mungkin.

 

 

 

Tim thewedding.id

Foto: Artem Beliaikin - Pexels