Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

3 Trik Atasi Konflik dengan Saudara Ipar


Bagaimana jika para saudara ipar berkonflik atau bahkan ‘tidak menerima’ kehadiran kamu?
Setelah menikah tentunya kamu punya keluarga baru. Selain pasangan, pastinya kamu juga harus berhubungan dengan kedua orang tua dan saudara ipar, adik ataupun kakak dari si dia.

Eh, tapi bagaimana jika hubungan kamu dengan saudara ipar tidak berlangsung mulus seperti dengan pasangan ataupun calon mertua? 

Konflik hubungan antar saudara ipar memang lumrah. Layaknya dengan saudara kandung, tentunya kamu perlu tahu bagaimana cara menyikapi mereka. 

Mungkin yang membedakannya adalah kamu belum lama bertemu atau berhubungan dengan ipar jika dibandingkan dengan saudara kandung sehingga ada rasa canggung.

Jika saudara kandung pasangan adalah kakak atau adik yang bisa sepaham maka beruntung deh kamu. 

Jika tidak?

Nah, mungkin kamu butuh tenaga ekstra untuk menghadapinya. 

Simak deh tiga langkah ini dari eHow.

 

Tetapkan posisi kamu 
Tentukan sikap kamu dan tetapkan batas sampai mana kamu akan terbuka dengannya. Jika ada pertanyaan-pertanyaan yang kurang kamu sukai, tak perlu merasa wajib untuk menjawab. 

Tolaklah dengan halus dan alihkan ke topik yang lain. Usahakan untuk tidak memberikan informasi yang terlalu bersifat pribadi tentang kamu dan pasangan. 

Jika terjadi konflik, bisa saja informasi tersebut digunakannya untuk menjatuhkan kamu.

 

Balas dengan perbuatan baik
Terkadang hal terbaik yang harus dilakukan adalah bersikap sopan dan ramah tanpa harus perdulikan apa yang ia lakukan ke kamu. 

Bukan berarti kamu harus sering bertemu dengannya. Cukup sekali-sekali ajak ia bicara tentang hal-hal yang umum. 

Obrolan santai bisa bikin keadaan lebih nyaman antara kamu dan kakak ipar.

 


Jadilah tenang
Terkadang saudara ipar selalu mencoba untuk berkompetisi. Jika ia pandai memasak, katakan dengan tulus bahwa makanannya sangat lezat. Jangan berlebihan. 

Sikap tenang akan mencairkan suasana. Perlihatkan padanya sikap tenang dan tunjukkan padanya kalau kamu tak ingin berkompetisi dengannya.

 

 

 

 

Tim thewedding.id

Berbagai sumber / Foto: Goumbik - Pixabay