Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

5 Ramuan Tradisional Cina Punya Manfaat & Filosofi Asyik


Siapa yang tak kenal dengan ginseng, abalone dan tripang? Nah, kelima ramuan tradisional ini asli dari Cina alias Tiongkok.

Ya, Negeri Tirai Bambu – Cina memang sudah sejak lama dikenal sebagai sebagai negara yang mempertahankan tradisi leluhur, tak terkecuali untuk urusan kulinernya. 

Masyarakat Tionghoa, misalnya, mengonsumsi mie sebagai kuliner wajib saat perayaan ulang tahun. Konon, mie yang berbentuk panjang dan tak terputus jadi simbol dari harapan panjang umur.

Selain mie, ada lagi beragam kuliner lain yang dipercaya punya manfaat  sekaligus mengandung filosofi untuk etnis Tionghoa. 

Apa saja itu?

 

1. Ginseng

Korea mungkin lebih dikenal sebagai negeri penghasil ginseng terbesar. Akan tetapi, masyarakat Tionghoa sudah sejak lama memanfaatkan gingseng untuk berbagai ramuan kesehatan hingga pencampur bahan masakan. 

Ginseng bahkan dipercaya sebagai makanan para dewa yang berkhasiat untuk membuat orang berusia panjang. 

Selain punya khasiat menghangatkan tubuh, ginseng sendiri berfungsi memperlancar jalan darah ke jantung serta meningkatkan daya tahan.

Keren, kan?

 

 

2. Sarang Burung Walet

Sarang burung walet atau yan wo ternyata punya banyak manfaat untuk kesehatan, mulai dari penambah darah, panas dalam, batuk berdahak, hingga memelihara kesehatan paru-paru. 

Sedangkan dalam dunia kuliner, sarang burung walet kerap disajikan sebagai sup maupun makanan rebus.

Duh, jadi lapar, gak, sih!

 

3. Abalone

Abalone termasuk dalam jenis kerang-kerangan yang dalam bahasa Mandarin disebut ‘pao yu’. Konon, mengonsumsi makanan ini dipercaya akan membawa banyak rezeki. 

Terlepas dari tradisi tersebut, yang jelas abalone mengandung banyak proterin yang baik untuk stamina dan baik untuk meningkatkan vitalitas pria.

 

Baca Pinggang Ramping? Ini 5 Makanan Tinggi Protein-nya

 

4. Teripang

Mungkin kamu sudah tak asing dengan salah satu biota laut yang satu ini. Bentuknya memang kurang menggiurkan, namun jangan sepelekan khasiat dari teripang. 

Kuliner yang kerap disajikan dalam jamuan pergantian tahun atau pesta pernikahan ini jadi simbol untuk mengharapkan hal-hal baik. 

Teripang juga disebut sebagai masakan Buddha jumps the hill (sou tiaw ching).

 

5. Red Dates

Red dates atau kurma merah dipercaya sebagai  lambang rezeki bagi etnis Tionghoa. Dari segi khasiat,  Red Dates sangat baik untuk menambah darah. Sedangkan dalam rangkaian acara pernikahan biasanya disajikan bersama dengan Ginkgo.*

 

 

 

 

Tim thewedding.id

Foto: Ernest Kusuma – The Loop