Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
filter_list
my_location
search

Cara Bijak Menghadapi Rewelnya Istri yang Sedang Hamil


KEHADIRAN buah hati menjadi hal yang dinanti bagi pasangan suami istri baru. Namun, terkadang istri yang sedang hamil cenderung merepotkan bagi para suami. Ya, ketika sedang hamil, istri biasanya cenderung lebih manja, rewel, emosional dan sensitif.
Faktanya, seorang calon ibu akan mengalami banyak gejolak akibat dinamikan perubahan homon di tengah kehadiran jabang bayi. Hal tersebutlah yang membuat kondisi emosional istrimu menjadi lebih sensitif.
Saat situasi seperti ini, sang suami harus menunjukkan dukungan ekstra. Jangan gampang merasa kesal dan memarahi istrimu, bahkan sampai membiarkan istrimu menanggung beban kehamilan seorang diri. Suami yang tidak suportif sangat berpotensi menyebabkan istri yang sedang hamil menjadi mudah stres dan akhirnya berpengaruh pada kondisi kehamilan. Tidak sedikit pula yang sampai mengalami trauma berkepanjangan hingga tidak menginginkan kehamilan lagi.
Ketika istrimu sedang mengandung, kamu jangan pernah memaksaknya berhubungan intim. Sebaiknya konsultasi lebih dulu ke dokter agar tidak terjadi sesuatu yang membahayakan pada janin. Biasanya, pasangan suami istri dilarang berhubungan badan saat kehamilan pada trimester pertama.
Kamu juga tidak boleh bersikap acuh dan menumpukkan beban psikoklogis menjadi calon orang tua hanya pada istrimu. Jangan pula memancing pertengakaran yang tak perlu, karena perempuan yang sedang mengandung harus selalu dikelilingi kondisi emosional yang positif.
Cara bijak menghadapi istri yang sedang hamil adalah dengan tidak bersikap apatis alias tidak empati dengannya. Bila perlu kamu berinisiatif untuk meringankan beban istri, misalnya dengan membantu pekerjaan rumah tangga atau menjaga istri agar tidak melakukan pekerjaan yang berat. Selain itu, suami juga harus selalu memonitor kondisi kesehatan istri, mengawasi nutrisi makanan yang dikonsumsi dan memastikan istrimu dapat beristirahat dengan nyaman.
Sering berkomunikasi soal kelahiran jabang bayi dan segala persiapannya juga bisa menjadi ide yang bagus. Atau mengajaknya melakukan babymoon ke suatu tempat wisata favorit yang indah. Namun, kamu harus berinisiatif saat memilih destinasi, kegiatan aman apa yang akan dilakukan dan menjaga agar istri tetap rileks dan bahagia.
Pada saat hamil, biasanya istrimu akan mengalami ngidam di mana ia ingin memakan atau melakukan sesuatu. Kamu bisa memanjakan istrimu dengan memenuhi segala permintaanya itu. Nah, dari semua hal yang telah disebutkan barusan, bagi seorang istri, suami yang perhatian adalah suami yang memberikan ruang diskusi seluas-luasnya tentang calon anak dan bagaimana membesarkan serta mengasuhnya kelak.
Baca Artikel Ini: Makanan yang Wajib Dikonsumsi Saat Istri Hamil
ELSA FATURAHMAH | TR