Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
filter_list
my_location
search

Bersiaplah Honeymoon Kedua Setelah 2,5 Tahun Usia Perkawinan


BISA dikatakan, honeymoon merupakan momen paling membahagiakan bagi pengantin baru. Usai disibukkan dengan rencana pesta pernikahan yang melelahkan, pergi ke suatu tempat bersama pasangan tentu menjadi terapi yang merilekskan pikiran. Tidak hanya itu, honeymoon ialah momen paling tepat untuk kamu dan pasangan salin mengenal secara lebih intim. Itulah sebabnya, mengapa honeymoon penting bagi tiap pasangan di fase awal pernikahan.
Namun siapa sangka, jika berdasarkan penelitian dari University of Pavia Itali, masa-masa cinta yang menggelora ini hanya akan berlangsung sekitar satu tahun usia pernikahan. Setelah itu, kadar kimia dalam tubuh yang berhubungan dengan hal-hal romantis akan mulai memudar.
Senada dengan hal tersebut, dilansir dari huffingpost.com, Dr. Michael Lorber dari New York University dan timnya juga melakukan penelitian kepada 396 pasangan. Hasilnya, setelah  mengalami honeymoon effect yang berarti pada masa awal perkawinan, rasa gembira tersebut berkurang secara perlahan. Honeymoon effect pun berakhir setelah 30 bulan atau 2,5 tahun usia perkawinan.
Meskipun penelitian tadi tidak bisa menjadi tolok ukur untuk tiap pasangan, namun tak ada salahnya bila kamu menyiapkan honeymoon kedua usai 2,5 tahun masa perkawinan. Honeymoon kedua bisa menjadi rencana perjalanan romantis untuk membangkitkan kembali gairah cinta kamu dan pasangan.
Namun seringkali kehadiran si buah hati menjadi kendala dalam melakukan honeymoon kedua ini. Padahal setelah kehadiran si kecil, waktu khusus berdua bersama pasangan akan menjadi momen langka yang sulit dilakukan. Untuk itu, relakanlah waktu kalian berdua untuk meninggalkan si kecil dalam honeymoon kedua ini. Titipkan si kecil kepada orang yang dipercaya untuk menjaganya selama honeymoon kedua.
Setelah itu, pilihlah destinasi idaman kalian dan persiapkan waktu yang tepat untuk mengulang kembali momen spesial bersama pasangan. Jika dalam bulan madu pertama kamu melaksanakan hal tersebut dengan dana terbatas, siapa tahu kamu bisa merencanakan honeymoon kedua dengan kondisi keuangan yang lebih stabil.*
Baca Artikel Ini : Lima Destinasi Honeymoon Pilihan Dalam Negeri untuk Pengantin Baru 
INTAN WIDIASTUTI