Mengenal Profesionalisme Host Wedding Ala Tonny Rusly

0
111
Foto: TonnyLifetime

Semua berangkat sering ‘cuap-cuap’ sebagai MC (Master of Ceremony) berbagai event, sehingga pada akhirnya Tonny Rusly menjadi Host Pernikahan alias wedding.

Masuknya Tonny ke dunia MC pernikahan pun seperti sebuah kecelakaan yang asyik. “Awalnya gara-gara ada pernikahan temen – yang mungkin karena bujetnya terbatas, hehehe – mereka memilih saya jadi host hari bahagia mereka,” kenangnya.

Perasaan deg-degan bercampur pikiran-pikiran negatif, seperti ‘Duh, bagaimana ya nanti di depan banyak orang’, ‘Bagaimana cara ngomongnya yang enak’, dan lain-lain, semua berkecamuk di kepala. Sampai akhirnya mulailah dirinya ngomong dan ngomong terus hingga akhirnya mengalir begitu saja.

Dunia pernikahan pun menjadi lembaran perjalanan karier baru bagi Tonny. Padahal semuanya bermula dari ‘gara-gara temen’.

Bergulirnya event terus-menerus, secara langsung mengasah skill cuap-cuap dengan baik. Meski begitu Tonny juga mengakui kalau karakteristik event dan momen pernikahan punya perbedaan yang cukup spesifik.

Untuk event, cenderung memang harus menguasai benang merah dari kemasan acara itu sendiri. Sedangkan untuk pernikahan, MC atau host dituntut untuk lebih menghafal dan melafalkan nama kedua mempelai dan kedua belah pihak keluarga mempelai dengan baik dan benar. “Apalagi kalau kedua pihak mempelai memiliki nama china yang detail, wah, harus pas mengucapkannya,” ujar Tonny.

Hal yang tak bisa terlupakan pas sedang jadi MC?

Foto: TonnyLifetime

Tentu saja ini jadi hal yang krusial. Pria yang suka memasak di waktu luangnya ini biasanya harus membuat cair suasana. Yang biasanya terjadi adalah saat groom atau mempelai pria harus speech. Groom biasanya suka nervous sehingga nggak bisa ngomong, padahal harus memberikan speech dengan lancar.

Saat itulah peran MC wedding sangat berperan untuk membuat cair suasana, dan mempelai pria pun jadi bisa lebih relaks, beri speech dan pada akhirnya agar semua tamu undangan bertepuk-tangan. Demikian cerita pria yang punya host favorit seperti Choky Sitohang dan Daddo Parus ini.

 

Something happened tentu saja bisa kejadian saat Tonny sedang memandu suatu momen pernikahan. Pernah pas foto-foto bareng di akhir resepsi, ada orang tua mempelai yang jatuh hingga terlentang, Tonny pun langsung sigap membuat suasana tetap tenang tapi juga menolong beserta tim WO.

Cara menjaga porsi makan pun jadi poin penting dalam kehidupan seorang MC atau host, maklum karena nantinya punya efek ke penampilan dan stamina prima. “Saya sendiri biasanya akan mengurangi makan makanan gorengan dan minum es,” jelas pria yang suka jalan-jalan ini berbagi tip persiapan sebelum nge-host.

Untuk hal itu, Tonny punya pengalaman sendiri. Ia pernah jatuh sakit hingga sampai dirawat di rumah sakit, tapi di Sabtunya ia harus nge-host. “Waktu itu saya minta ke dokternya,’Dok, boleh nggak nanti di akhir pekan ada pekerjaan dan keluar sebentar’,” cerita Tonny. Tonny pun diperbolehkan keluar rumah sakit sebentar untuk nge-host tapi ditemani suster dan jarum infus masih harus menempel (tanpa selang). Wuih!

Semua itu terjadi karena prinsip profesional yang dipegang kuat.

Prinsip profesionalisme itu juga yang membuat Tonny secara auto-default bisa menghilangkan semua bad mood-nya begitu sampai di tempat acara untuk bertugas. Tapi begitu menyelesaikan tugasnya dan keluar dari acara, pria yang jago masak lempah kuning ini bisa bergulat kembali dengan bad mood-nya itu. Mantap.

 

 

Penulis: Orlando

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here