Lima Elemen Penting untuk Menghemat Biaya Kartu Undangan

0
1393
wedding invitation
Ilustrasi Kartu Undangan - Instgram | @hummingbird_invitation

BUJET terbatas bukan lantas jadi alasan kamu untuk membuat kartu undangan yang “sekedarnya” saja. Sebab selebaran berisi kabar pernikahan ini akan merepresentasikan kepada tamu undangan seperti apa pesta pernikahanmu kelak. Kartu undangan dengan desain yang cantik dan memikat tentu akan membuat tamu undangan semakin tak sabar untuk menghadiri pesta pernikahan. Begitu pula sebaliknya. Jika kartu undangan dibuat asal saja, bisa-bisa para tamu terlanjur ‘ilfeel’ sebelum datang ke pesta.

Sebelum mengetahui apa saja kiat yang perlu diterapkan untuk menghemat kartu undangan, kamu perlu mengetahui bahwa ada beberapa elemen yang menentukan harga sebuah kartu undangan. Pengetahuan ini penting supaya kamu lebih paham untuk mengatur strategi bagaimana menghemat bujet kartu undangan. Langsung saja kita simak bersama couples!

1. Bentuk Kartu Undangan

Coba kamu pikirkan kembali bagaimana bentuk kartu undanganmu kelak. Lalu, informasi apa saja yang akan kamu masukan dalam undnagan tersebut. Apakah ada insert card seperti susunan acara, RSVP, amplop, dan lain sebagainya ?

Kalau ingin menghemat, sebaiknya buat kartu undangan yang simpel saja. Karena semakin rumit bentuk undangan, semakin tinggi tingkat kesulitan pembuatan, maka akan berpengaruh pada harga yang perlu dibayar.

Pertimbangkan untuk mencetak keterangan mengenai resepsi di bagian bawah kartu undangan daripada mencetaknya pada kartu terpisah. Selain menghemat harga cetak, kamu juga bisa menghemat biaya kirim undangan.

2. Jumlah yang Dipesan

Berapa jumlah tamu yang akan diundang? Kabar baiknya, vendor kartu undangan biasanya akan memberikan diskon khusus jika kamu semakin banyak memesan. Namun perlu diingat pula kalau jumlah undangan yang banyak akan berpengaruh pada biaya konsumsi pesta nantinya.

kartu undangan
Pinterest | Amélie Strens

3. Teknik Cetak

Ada beragam teknik cetak yang mampu membuat kartu undangan semakin cantik dan unik. Namun, tiap jenis teknik tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Dan tentu saja ada harga yang harus dibayar untuk tiap teknik cetak yang dipilih.

Teknik cutting adalah teknik pemotongan kertas dengan membentuk motif tertentu menggunakan sinar laser.

Engraving/Embossed, kertas yang akan dicetak diberi tekanan dari sebuah plat serupa stempel sehingga menyebabkan tina seperti terkubur ke dalam kertas. Teknik ini membuat huruf yang timbul dan warna tinta yang dihasilkan tidak mengkilat. Sehingga hasil cetakan terkesan lebih elegan.

Letterpress dapat diaplikasikan pada semua jenis kertas dengan biaya yang hampir sama seoerti teknik engraving. Hanya saja, letterpress akan menciptakan efek huruf tenggelam.

Thermography Kalau mau lebih ekonomis, kamu bisa memilih teknik ini. Thermography merupakan teknik cetak dengan proses pemanasan dan campuran bubuk resin yang akan memberi efek timbul pada huruf.

Offset adalah teknik cetak yang paling sering digunakan. Gambar dari tulisan yang akan dicetak dipindahkan dari sebuah plat ke atas lembaran karet, lalu dicetakkan ke atas permukaan kertas. Offset merupakan pilihan yang paling ekonomis dari segi harga dan waktu pengerjaan.

kartu undangan
Pinterest | Colleen Ludovice

4. Jenis kertas

Saat memilih undangan pernikahan, biasanya calon pengantin hanya fokus pada desain dan model yang diinginkan. Padahal, kualitas kertas yang dipilih juga turut berpengaruh terhadap hasil cetakan kartu undangan. Dengan memilih jenis kertas yang sesuai, otomatis hasil desain akan semakin maksimal.

Kertas dikategorikan menurut kualitas, pilihan materi (seperti cotton, linen, koza, atau wood) hasil pengerjaan akhir (misalnya mate atau gloss), tekstur warna dan ketebalan. Berdasarkan kualitasnya, kertas produksi impor lebih halus dan rapi teksturnya dibandingkan kertas produksi lokal. Pertimbangkan juga untuk memilih kertas tidak berwarna yang harganya cenderung lebih murah, karena kertas dengan warna-warna khusus dan gelap biasanya lebih mahal.

5. Desain Kartu Undangan

Setelah mengetahui apa saja yang memengaruhi harga sebuah kartu undangan, sedapat mungkin pilihlah desain undangan yang sesuai dengan tema pesta. Bila kamu memilih kartu undangan dengan bentuk simpel, imbangilah dengan desain yang pas agar terkesan elegan.

Selain itu, mendesain kartu undangan sendiri tentu akan menghemat anggaran daripada meminta desain dari pihak vendor. Semakin beruntung bila kamu memiliki teman yang mau membantumu membuat desain kartu undangan dengan harga lebih murah atau bahkan gratis.(*)

Baca Artikel Ini : Mengenal Jenis Kartu Undangan Pernikahan

INTAN WIDIASTUTI

 

LEAVE A REPLY