Video Mapping, Terobosan Baru Dekorasi Pernikahan yang Memukau

0
2339
dekorasi video mapping
Contoh Dekorasi Video Mapping - youtube.com

DEKORASI pernikahan yang penuh dengan bunga segar mungkin sudah sangat mainstream. Tapi coba bayangkan bila dekorasi pernikahanmu kelak menampilkan proyeksi 3D atau video mapping yang dirancang sedemikian rupa sesuai tema pernikahan. Berbeda dengan elemen dekorasi yang cenderung statis atau tak bergerak, sentuhan video mapping bisa dikatakan terobosan baru dalam dunia dekorasi pernikahan.

Di Indonesia, teknik ini sebenarnya sangat jamak digunakan untuk memeriahkan acara festival atau acara besar perusahaan. Namun untuk keperluan dekorasi pernikahan, video mapping terbilang masih jarang diaplikasikan oleh pengantin. Padahal dengan kecanggihan teknologi ini, nuansa pesta pernikahan akan terkesan dinamis, mewah, dan mengagumkan.

Sayangnya, belum banyak juga vendor khusus yang menyediakan layanan ini untuk pernikahan salah satunya adalah Chronicles Production. Tim thewedding.id pun berbincang dengan Ade, Creative Director Chronicles Production untuk mengetahui informasi lebih jelas seputar teknologi video mapping untuk pernikahan.

Apa itu Video Mapping?

Dalam Wikipedia dijelaskan video mapping adalah teknik pencahayaan dan proyeksi untuk menciptakan ilusi optik pada obyek. Biasanya proyeksi – proyeksi tersebut merupakan manipulasi dari bentuk yang telah dirancang melalui software khusus atau berasal dari video shooting dan footage yang sudah disiapkan sebelumnya. Pun yang dijelaskan oleh Ade dari Chronicles Production, “Prinsip teknik video mapping sebenarnya adalah menampilkan gambar dinamis pada objek seperti proyektor atau LED.”

Lantas Seperti Apa Venue yang Cocok untuk Teknik ini?

Sebuah venue pernikahan yang polos dan tanpa banyak siku akan menjadi tempat sempurna untuk menghadirkan dekorasi video mapping. Ade pun mencontohkan Ciputra Artprenuer Jakarta sebagai salah satu venue ideal bagi pengantin yang ingin menampilkan video mapping ini. “Lebih bagus lagi bila cat dinding berwarna putih,” tutur Ade. Meskipun begitu bukan berarti venue lainnya tak cocok lho ya. Hanya saja memang butuh effort tersendiri untuk melakukan permainan warna pada video yang ditampilkan.

Bagaimana Penerapan Video Mapping untuk Dekorasi?

Masih menurut Ade dari Chronicles Production, secara umum dua jenis video mapping yang biasa diaplikasikan untuk dekorasi pernikahan. “Pertama untuk momen-nya, kedua hanya untuk ambience dekorasi saja,” ujar Ade kepada kami saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Bila kamu ingin menghadirkan konsep hutan sebagai tema pernikahan misalnya. Dengan sentuhan video mapping, background area pelaminan dapat disulap dengan video yang menampilkan nuansa hutan lengkap dengan pepohonan rindang dan burung-burung liar yang sedang berkeliaran. Contoh lainnya, kamu dapat menghadirkan nuansa langit sore yang cantik atau langit malam penuh bintang dengan memberi sentuhan video mapping pada plafon ruangan.

Tidak hanya itu, menurut Ade, video mapping pun dapat dimanfaatkan untuk memeriahkan momen-momen tertentu dalam acara pernikahan. Misalnya saja saat wedding entrance, “Sebelum kedua mempelai memasuki area resepsi, bisa ditampilkan video seputar kisah cinta kedua mempelai melalui teknik video mapping.” Sentuhan tak biasa ini sudah pasti akan membuat tamu yang hadir di pesta pernikahanmu berdecak kagum.

Setelah mengetahui soal video mapping, apakah kamu semakin mantap untuk menghadirkan teknologi ini untuk hari pernikahanmu nanti, Fellas? (*)

Contoh Video Pernikahan dengan Sentuhan Video Mapping

Baca Artikel Ini : Kue Pengantin Spektakuler dengan Teknik Video Mapping

INTAN WIDIASTUTI

LEAVE A REPLY