Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

Yakin Mau Menikah dengan Si Dia? Cek deh 5 Tipe Orang yang Nggak Banget Dinikahi


Suatu ketika ada cewek yang bertanya mengenai ‘Bagaimana caranya saya bisa tahu kalau saya menikah dengan orang yang tepat?’ Klise tapi penting!

Nah, ngomong punya ngomong, Dr. Roger Barrier, dari Crosswalk, punya gambaran tipe sosok orang (bisa pria dan wanita) yang jangan sampai dinikahi!

Ups!

Seperti apa saja tipikal sosok yang harus dipikir berulangkali sebelum dinikahi?

 

1.  Berbeda Keyakinan

Sebut saja beda agama. Jika seseorang sedari kecil sudah disirami ajaran-ajaran agama tertentu, otomatis diri mereka tumbuh dengan pegangan ajaran-ajaran tersebut. Otomatis pola pikirnya sama. 

Betul, setiap agama mengajarkan cinta kasih, tapi pada dasarnya ada poin-poin krusial penerapan yang berbeda. Yang satu agama saja kerap berbeda pemikiran – apalagi yang berbeda agama!

 

2.  Mereka yang pernah bercerai

Kecuali jika kamu ngeh banget apa yang terjadi, apa alasannya dan kamu sadari banget kenapa pasangan yang kamu yakini pernah bercerai, tapi tetap saja, mereka yang pernah bercerai. Jika alasannya karena si calon bercerai karena tindakan KDRT, tentu saja itu di luar kendali.

Memang sih bukan ukuran standar jika menikah dengan mereka yang bercerai pastinya kita akan rukun dengan mereka, tapi setidaknya, mereka yang pernah bercerai atau secara pribadi pernah memutuskan untuk bercerai ke depannya bisa dengan mudahnya memutuskan bercerai lagi jika didapati diri pasangannya nggak sesuai yang diharapkan.

Contoh klise dan umum: banyak sekali orang yang pernah bercerai lebih dari sekali alias berkali-kali.

Bayangkan, bercerai bukan saja memberi efek nggak baik buat diri tapi juga efek nggak oke ke orang lain, seperti anak-anak mereka (bagi yang sudah punya anak) dan keluarga besar.

 

Baca juga: Pertimbangan Pria Saat Menentukan Jarak Ideal Usia Calon Istri

 

3.  Mereka yang besar dari keluarga disfungsional

Ini tentu saja bisa menjadi keuntungan atau malah kerugian. Mengingat masing-masing keluarga punya tingkat disfungsi yang berbeda-beda. 

Ada keluarga disfungsi yang justru bisa membangun karakter tapi ada juga keluarga disfungsi yang justru membawa rasa sakit hati dan kekecewaan berat. 

Ada seorang ayah yang punya jabatan keren, agamanya oke, tapi ia justru menghancurkan kehidupan anak-anaknya. Ia sama sekali tak pernah mencintai dan mengajarkan disiplin ke anak-anaknya. Anak-anaknya pun merana, ada yang diperkosa, dibunuh dan memberontak.

Tapi di lain pihak, ada seorang ayah yang masa kecilnya dimusuhi seluruh kakaknya (ia anak bungsu) dan menjualnya ke Mesir jadi budak. Tapi justru ia menggunakan latar pertumbuhan hidupnya menjadi berkat buat keluarganya saat keluarganya menderita gila-gilaan.

 

4.  Pemarah

Orang yang sedikit-sedikit marah karena hal-hal yang tak sesuai dengan keinginannya jelas tak akan pernah membuat isi sebuah rumah aman tentram. Kenyamanan jadi kunci sebuah keluarga harmonis.

Betul, sekali-sekali pasti ada masalah dan kesulitan tapi jika itu semua diselesaikan dengan amarah, tentu saja tak baik untuk psikis siapapun. Apalagi buat seorang anak nantinya.

 

Baca juga: Tips Rumah Tangga Bahagia untuk Pasangan Muda

 

5.  Mereka yang punya masalah dengan karakter 

Bahasa kerennya sih ‘personality disorder’. Mereka ini adalah orang yang suka emosional – bukan hanya pemarah, tapi sering bertindak impulsif dan perubahan mood yang tiba-tiba.

Mereka yang bermasalah dengan karakter ini tak bisa mengenali mana yang benar dan mana yang salah. Ketahuan dari? Mereka tak pernah mau minta maaf – kecuali jika diingatkan atau ‘dipaksa’ minta maaf secara baik-baik.

Ngeri.

 

Nah, dari sederet tipe orang yang nggak banget dinikahi, ada nggak yang melekat di diri si dia (alias calon)?

 

 

 

 

 

Penulis: aldo thewedding.id

Foto: Hamann La / Pexels