Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan Indonesia
Inspirasi Pernikahan Indonesia

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan

Inspirasi Pernikahan
Inspirasi Pernikahan

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia

Pernikahan Indonesia
Pernikahan Indonesia

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara

Pernikahan Mancanegara
Pernikahan Mancanegara

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding

Inspirasi Wedding
Inspirasi Wedding

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan

Ide Pernikahan
Ide Pernikahan

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding

Ide Wedding
Ide Wedding

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia

Inspirasi Wedding Indonesia
Inspirasi Wedding Indonesia

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding

Vendor Wedding
Vendor Wedding

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan

Artikel Pernikahan
Artikel Pernikahan
search

Ya! Ini Usia Terbaik untuk Menikah


Sudah ingin nikah banget? Hmmm… Apakah seseorang untuk menikah memang tidak bisa dinilai berdasarkan usia? 

Usia muda banyak yang menikah belakangan ini. Bagus, sih, tapi ya membangun keluarga terlalu muda juga tidak dianjurkan. 

Bukannya baik untuk menikah meski di usia muda?

Tidak dianjurkannya menikah di usia muda punya banyak alasan. Mulai dari belum stabilnya kondisi emosional, terancamnya kesehatan reproduksi, hingga tidak siapnya faktor ekonomi. 

Menikah terlalu muda juga jadi salah satu penyebab kandasnya rumah tangga sejumlah pasangan.

Untuk itu, menikah di usia yang matang lebih disarankan. Tapi usia matang berapa? 25? 30? Atau 35?

Menurut studi National Survey of Family Growth, risiko perceraian bisa ditekan jika pasangan mengikat janji di usia menjelang 30 tahun.

Namun jangan pula memutuskan untuk menikah terlalu lama karena berdasarkan penelitian The Institute for Family Studiesjangkaun usia menikah yang ideal adalah antara 28 hingga 32 tahun. 

Pemimpin studi, Nicholas H. Wolfinger, bilang berdasarkan data sensus, orang yang menikah di akhir usia 30-an atau awal 40-an juga rentan bercerai.

Hal tersebut memang beralasan. Orang-orang yang sudah berusia 28 tahun umumnya lebih bijaksana dan punya kehidupan ekonomi yang lebih mapan. 

Dua hal tersebut tentu sangat dibutuhkan untuk mempertahankan kehidupan rumah tangga.

Usia ideal untuk menikah memang bisa berbeda pada masing-masing orang. Namun salah satu cara pasti mencegah perceraian adalah dengan mencari pasangan yang tepat. 

Penelitian lain yang dilakukan situs Mic pun mengungkapkan, bila cara terbaik dalam mendapatkan kekasih adalah dengan bertemu langsung. 

Dengan kata lain, studi tersebut tidak menganjurkan kita mencari pacar di media sosial atau situs perjodohan.

Memang sih ada yang mendapat kenalan, berjodoh dan akhirnya menikah di media sosial atau situs-situs jodoh, tapi itu tergantung dari kepribadian masing-masing.

Ya paling aman, nih, punya kenalan yang sudah lama kita kenal.

Berbicara mengenai pasangan hidup, ada sebuah penelitian yang mengungkapkan, jurusan yang kita pilih nyatanya memengaruhi pemilihan istri atau suami. 

Kok bisa?

Berdasarkan sensus yang dilakukan di AS, 10-21% orang yang sudah menikah punya status pendidikan yang serupa. Hal tersebut pun paling banyak terjadi pada mereka yang lulus S1 dalam bidang theologi, ilmu pasti, farmasi, serta musik.

Bagaimana dengan kamu, apakah memang ingin punya pasangan yang punya latar pendidikan sama?

Apakah itu jadi jaminan kelanggengan usia pernikahan jadi lebih awet?

 

 

Tim thewedding.id

Foto: Acharaporn Kamornboonyarush